Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tesla Dapat Bebas Bea Masuk Mobil Listrik jika Bikin Pabrik di RI

Kompas.com - 24/02/2023, 13:30 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Maritim dan Investasi (Kemenko Marinves) Septian Hario Seto mengatakan bahwa Indonesia akan membebaskan bea masuk mobil listrik Tesla.

Namun, hal ini diberikan jika perusahaan milik Elon Musk itu berinvestasi dan membuat pabrik mobil listrik di RI.

“Jadi enggak bisa asal-asal masuk (completely built up/CBU), mereka kita kasih bebas bea masuk CBU asalkan mereka komit untuk bikin pabrik di Indonesia,” kata Seto di Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Baca juga: Kejar Investasi Tesla di RI, Luhut: Minggu Ini Final

Seto mengatakan, komitmen pembangunan pabrik mobil listrik tersebut juga harus benar-benar dilakukan oleh Tesla. Pihaknya juga akan menetapkan persyaratan lain, seperti volume dan kapasitas mobil listrik yang akan dibuat.

“Misalkan, butuh waktu tiga tahun untuk bikin pabrik, ya udah kita kasih tiga tahun, agar dia bisa impor CBU. Tapi dengan syarat harus jadi pabriknya, nanti volumenya juga kita atur,” jelasnya.

Baca juga: Menanti Komitmen Elon Musk Bikin Pabrik Mobil Listrik di RI

Aturan tersebut dimaksudkan agar Tesla juga tidak mengimpor CBU secara besar-besaran. Karena di awal, tentunya Tesla butuh tes pasar untuk melihat daya beli dan kemampuan konsumen di Indonesia.

“Yang penting buat merka untuk tes pasar produk mobilnya, bukan berarti kita buka impor CBU seluas-luasnya. Harus ada komitmen investasi di dalam negeri,” lanjut dia.

Baca juga: Luhut Sesumbar Semua Raksasa Otomotif Dunia Bakal Investasi di RI, Termasuk Tesla


Dia menegaskan, setelah Tesla melakukan investasi di Tanah Air, dengan syarat dan ketentuan yang disepakati, barulah RI akan menggratiskan bea masuk mobil listrik Tesla.

“Iya (ivestasi dulu), tapi itu dengan jumlah dan jangka waktu tertentu kalau mereka bangun pabrik-pabrik dalam waktu dua tahun (misalnya) ya kita kasih (pembebasan bea masuk),” tegas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com