Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah Masuki Level 6.700, Koreksi IHSG Masih Berpotensi Berlanjut

Kompas.com - 08/03/2023, 06:10 WIB
Rully R. Ramli,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Selasa (7/3/2023). Indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 40,24 poin atau 0,59 persen ke 6.766,76 pada perdagangan kemarin.

Praktisi sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, saat ini level support IHSG bukan lagi pada 6.800. Menurutnya, hal itu menandakan berakhirnya tren sideways dan dimulainya tren pelemahan.

"Namun sampai seberapa lemah? Kami masih menunggu pada area 6.726 untuk membuat kesimpulan apakah pelemahan ini hanya sementara atau sudah perlu disertai dengan rasa takut," kata dia, dalam risetnya, Selasa.

Baca juga: 10 Saham Paling Banyak Dijual Asing pada Perdagangan Kemarin

Lebih lanjut ia bilang, nilai transaksi saham kemarin masih di bawah di bawah rata-rata harian Rp 10 triliun. Selain itu, nilai jual bersih atau net sell investor asing yang mencapai Rp 377,57 miliar juga dinilai tidak signifkian

Dengan melihat sentimen tersebut, William memproyeksi, pada perdagangan Rabu (8/3/2023) hari ini indeks bergerak variatif cenderung melemah. Indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak pada rentang 6.726-6.865.

"Persiapan support IHSG berikutnya pada 6.726," ujarnya.

Baca juga: Saham Motor Listrik Tersengat Subsidi Pemerintah


Pada perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham MPMX (buy, support Rp 1.220, resistance Rp 1.300), GOTO (buy, support Rp 850, resistance Rp 945), MGRO (buy, support Rp 2.750, resistance Rp 3.000), dan INKP (buy, support Rp 3.870, resistance Rp 4.000)

Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, rilis data perekonomian RI masih akan menjadi penopang pergerakan indeks saham. Pada hari ini, investor akan mencermati data tingkat kepecayaan konsumen.

"Yang diperkirakan akan membaik ditengah kembali normalnya mobilitas masyarakat, namun masih adanya peluang risiko koreksi wajar tetap harus diwaspadai oleh para investor mengingat support level terdekat terlihat sedang diuji kekuatannya," tuturnya.

Baca juga: Low Tuck Kwong Kembali Borong Saham BYAN Senilai Rp 12,89 Miliar

Dengan melihat sentimen tersebut, William bilang, IHSG berpotensi menguat terbatas hari ini. Menurutnya, indeks saham akan bergerak pada rentang 6.757-6.872. 

Pada sesi perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham INDF, ICBP, UNVR, MYOR, TLKM, EXCL, TBIG, BBNI, dan SMRA.

Baca juga: Pelindo Rombak Jajaran Direksi Subholding Petikemas Sesuai Kewenangan Pemegang Saham

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Whats New
Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

Whats New
Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Whats New
Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Whats New
Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Whats New
Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Whats New
Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Whats New
Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Whats New
OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

Whats New
OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

Whats New
Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Whats New
Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com