Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertama Sejak 2009, Induk Shopee Akhirnya Cetak Laba

Kompas.com - 09/03/2023, 18:40 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

Sumber CNBC

SINGAPURA, KOMPAS.com - Induk perusahaan Shopee, Sea Limited, berhasil membukukan laba bersih untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 2009.

Dilansir dari CNBC, total laba bersih raksasa teknologi asal Singapura itu mencapai 422,8 juta dollar AS di Kuartal VI 2022. Capaian ini meningkat dari rugi 616,3 juta dollar AS pada Kuartal IV 2021.

CEO Sea Limited Forrest Li mengatakan, tahun 2022 merupakan tahun evolusi bagi Sea. Pasalnya, di tahun itu terdapat ketidakpastian makroekonomi tetapi perusahaan masih bisa fokus pada efisiensi dan mencetak profitabilitas.

"Hasilnya, kami mulai melihat peningkatan yang berarti di bottom line," ucap Li dikutip dari CNBC, Kamis (9/3/2023).

Baca juga: Cara Beli Tiket Kereta Api di Shopee, Perhatikan Panduan Berikut Ini

Sea di periode ini mempertajam fokus perusahaan pada area dengan potensi terbesar di seluruh bisnisnya.

Bisnis inti Sea adalah hiburan digital Garena, e-commerce Shopee, serta pembayaran digital dan layanan keuangan SeaMoney.

"Kami keluar atau mengurangi operasi di pasar non-inti, merampingkan saluran kami dengan divestasi dan penutupan proyek, dan menurunkan inisiatif non-inti," ucapnya.

Secara rinci, pendapatan dari lini bisnis Garena turun 32,9 persen menjadi 948,8 juta dollar AS di Kuartal IV 2022 dari 1,41 miliar dollar AS di Kuartal IV 2021.

Namun, Woo dari Phillip Securities memperkirakan pertumbuhan perusahaan hiburan digital ini akan terus turun ke depan mengingat saluran game kurang kuat dan adanya larangan mengunduh aplikasi game Free Fire yang berlanjut di India.

"Pengguna aktif triwulanan dan pengguna berbayar telah menurun dalam lima kuartal terakhir," kata Woo.

Sementara untuk bisnis Shopee dan SeaMoney justru terus mengalami pertumbuhan yang kuat di 2022.

EBITDA Shopee berubah positif untuk pertama kalinya menjadi 196,1 juta dollar AS pada kuartal keempat, dengan peningkatan pendapatan dan biaya operasional.

Adapun EBITDA positif atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi, mengacu pada perusahaan yang beroperasi pada tingkat yang menguntungkan.

"Di pasar Asia kami, kami akan bekerja untuk semakin memperkuat posisi terdepan dan profitabilitas kami. Di Brasil, kami akan fokus untuk mendorong bisnis menuju profitabilitas untuk menangkap peluang signifikan di pasar baru ini," ungkap Li.

Shopee menemukan kesuksesan di Brasil setelah beberapa kali uji coba dan keluar di pasar Eropa. Baru-baru ini diumumkan Shopee akan memperluas kehadirannya di Malaysia.

Kemudian untuk EBITDA SeaMoney juga berubah positif untuk pertama kalinya menjadi 75,6 juta dollar AS untuk kuartal keempat, didorong oleh peningkatan pendapatan dan biaya penjualan dan pemasaran.

"SeaMoney membuat langkah besar dalam meningkatkan penawaran produknya, serta kualitas buku pinjamannya, yang keduanya merupakan pertanda baik untuk bisnis yang masih dalam masa pertumbuhan," tutur Woo.

Baca juga: Cara Pengembalian Barang Rusak dengan Gratis Ongkir di Tokopedia dan Shopee

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com