Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menaker Dorong TKM Ciptakan Lapangan Kerja

Kompas.com - 13/03/2023, 15:30 WIB
Ade Miranti Karunia,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan akan terus memfasilitasi peningkatan kompetensi para tenaga kerja mandiri (TKM), agar memiliki daya juang tangguh, berdaya saing serta mampu menjadi penyedia lapangan kerja secara berkelanjutan.

Hal tersebut dia sampaikan ketika membuka gelaran Festival Tenaga Kerja Mandiri yang berlangsung 11-12 Maret di Lapangan Banteng, Jakarta.

"Kita semua diharapkan mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang baik. Ini tanggung jawab yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, dan yakinlah kontribusi kecil kita ini akan memberikan dampak luar biasa bagi pengembangan TKM," ujarnya dalam keterangan resminya, dikutip Senin (13/3/2023).

Baca juga: Menaker ke PMI Bermasalah di Arab Saudi: Kerja Jangan Sembunyi-sembunyi

Pihaknya terus melakukan dialog sosial dengan pengusaha agar ketersediaan lowongan kerja di sektor formal tetap stabil dan inklusif.

Sedangkan pada sektor informal, Kemenaker telah melakukan langkah dalam bentuk stimulan pemberian bantuan usaha bagi kelompok tenaga kerja mandiri, termasuk Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM).

Lebih lanjut kata Ida, dalam menciptakan wirausaha yang dapat menyerap tenaga kerja secara masif, produktif dan berkelanjutan, dan program tenaga kerja mandiri, perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak.

"Kita semua memiliki peran penting dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia melalui penciptaan usaha yang memberikan kontribusi ekonomi bagi diri sendiri, masyarakat, bahkan skala nasional," pungkasnya.

Baca juga: Menaker Lihat Kesempatan Kerja PMI di Sektor Garmen Yordania


Sebelumnya, Kemenaker telah menyiapkan program perluasan kesempatan kerja tenaga kerja mandiri yang nantinya akan disiapkan untuk kebutuhan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa di acara TKM Expo Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Caswiyono menambahkan, seiring peningkatan investasi yang masuk di Indonesia saat ini masih didominasi oleh investasi pada sektor formal yakni industri padat modal dan padat teknologi.

Hal ini yang menjadikan tantangan masih minimnya penyerapan angkatan kerja lokal dengan kebutuhan kawasan industri mengingat keterbatasan keterampilan dan sertifikasi yang dimiliki.

Baca juga: Pesan Menaker ke Menteri SDM Malaysia: PMI Harus Diperlakukan Adil

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tahun 2024, BKN Tak Melakukan Pendataan Ulang Tenaga non-ASN

Tahun 2024, BKN Tak Melakukan Pendataan Ulang Tenaga non-ASN

Whats New
Judi Online dan Alternatif Peningkatan Kesejahteraan Modal Minimal

Judi Online dan Alternatif Peningkatan Kesejahteraan Modal Minimal

Whats New
Erick Thohir 'Warning' Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Erick Thohir "Warning" Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Whats New
Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Whats New
[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Whats New
Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Whats New
Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Whats New
BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

Whats New
Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Whats New
Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Whats New
Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Whats New
Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Whats New
Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Whats New
Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com