Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Anjlok 2 Persen, Rupiah Ikut Melemah

Kompas.com - 14/03/2023, 15:47 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi II perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Selasa (14/3/2023). Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi II, IHSG berada pada level 6.641,81 atau turun 145,14 poin (2,14 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.786,95.

Sementara itu, terdapat 101 saham yang hijau, 478 saham merah dan 146 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 11,5 triliun dengan volume 19,4 miliar saham.

Baca juga: Sentimen Silicon Valley Bank, Bikin Saham-saham Perbankan di Wall Street Ambruk

Top Losers yang menekan indeks di sesi II antara lain, Saratoga Investama Sedaya (SRTG) yang ambles 6,9 persen pada posisi Rp 2.000 per saham. Kemudian Medco Energy International (MEDC) yang terjun 6,8 persen di level Rp 955 per saham. Bank Jago (ARTO) juga turun 6,6 persen pada level Rp 2.390 per saham.

Sementara top gainers di sesi II yakni, Hillcon (HILL) yang naik 4,9 persen pada level Rp 1.820 per saham. Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) menguat 2,03 persen pada posisi Rp 3.020 per saham, dan Murni Sadar (MTMH) yang bertambah 2,05 persen menjadi Rp 1.495 per saham.

Bursa Asia merah dengan penurunan Shanghai Komposit 0,72 persen, Hang Seng Hong Kong 2,27 persen, Nikkei melemah 2,2 persen, dan Strait Times turun 0,16 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah bergerak melemah. Pukul 14.57 WIB mata uang garuda berada di level Rp 15.385 per dollar AS atau melemah 8 poin (0,06 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 15.377 per dollar AS.

Baca juga: Kemenkeu Kantongi 134 Nama Pegawai Pajak Punya Saham Atas Nama Istri

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com