Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lamar Kerja Lebih Baik Pakai CV Bahasa Inggris atau Indonesia?

Kompas.com - 19/03/2023, 06:46 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Seolah sudah jadi pakem, curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup menjadi syarat utama bagi seseorang yang ingin melamar pekerjaan. Bahkan, beberapa perusahaan saat ini, hanya membutuhkan CV dan mengesampingkan dokumen lain ketika membuka lowongan kerja.

CV merupakan ringkasan gambaran diri yang dimiliki pelamar kerja. Dari CV pula, perusahaan bisa melihat kompetensi dan pencapaian yang dimiliki serta bisa mendapatkan kesan pertama dari calon karyawannya.

Secara umum, ada dua jenis CV yang sering digunakan pelamar kerja, yaitu CV Bahasa Indonesia dan CV Bahasa Inggris. Banyak pula pelamar yang biasanya menyiapkan CV dalam dua versi bahasa tersebut.

Meski tak serupa dalam bahasa, sebenarnya tidak ada perbedaan terlalu besar pada cara dan informasi yang diberikan di CV yang menarik, baik dalam Bahasa Indonesia maupun versi Inggris.

Baca juga: Apa Saja Manfaat NPWP Istri Ikut Suami?

Banyak anggapan, kalau CV berbahasa Inggris memiliki poin plus dan lebih dipertimbangkan perusahaan. Benarkah demikian?

Pakar Career Development, Audi Lumbantoruan, mengakui memang banyak perusahaan yang melihat nilai lebih pada CV yang disajikan dalam Bahasa Inggris.

"Kalau melihat dari semangatnya, menjual diri, membuat CV untuk menjual kemampuan, banyak perusahaan lebih menyukai CV Bahasa Inggris. Ini jadi seperti representatif bagi pelamar kerja," jelas Audi kepada Kompas.com.

Kendati demikian, bukan berarti CV yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak lebih menjual ketimbang versi CV Bahasa Inggris. Hal itu tak lepas dari bagaimana pelamar kerja menyajikan CV yang dibuatnya.

Baca juga: Etika Resign yang Baik yang Harus Diketahui Karyawan Perusahaan

"Bukan berarti CV Bahasa Indonesia tidak lebih baik, boleh-boleh saja. Tapi balik lagi isi yang ada di CV itu sendiri," terangnya.

Audi yang juga menjabat Head of People and Organization Capability Development Division Siloam Hospital ini berujar, baik Bahasa Indonesia maupun Inggris, ada beberapa hal yang perlu ditekankan dalam pembuatan CV.

Sebagai personifikasi diri, CV adalah self branding yang memasarkan keahlian dan pencapaian yang bisa dijual pelamar kerja kepada perusahaan. Sehingga, CV perlu ditulis dalam bahasa yang efektif dan tak bertele-tele.

"Ketika mau lamar kerja, buat CV jangan terlalu banyak menjual diri. Misalnya fokus saja pada konteks pendidikan terakhir, pengalaman, jual apa saja keberhasilan yang sudah dilakukan selama ini, dan informasi penting lainnya. Catatan lagi, CV kalau bisa tak boleh lebih dari tiga halaman," ungkap Audi.

Baca juga: Perbedaan CV dan Portofolio untuk Melamar Kerja

Saat ini, selain dibuat sendiri, banyak aplikasi online untuk membuat CV yang menarik. Alternatif lain membuat CV yang bagus, pencari kerja bisa meniru CV kenalan atau orang lain yang sudah lebih dulu diterima bekerja di perusahaan yang tingkat persaingannya relatif tinggi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com