JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, percepatan menuju digitalisasi sangat vital untuk pertumbuhan UMKM agar lebih produktif dan inklusi.
Ia mengatakan, pelaku UMKM diharapkan mampu membaca data secara digital untuk meningkatkan bisnis dan memperluas pasar.
"Seperti yang kita semua tahu, mereka yang mengumpulkan data besar adalah pemenangnya, yang memegang data yang mengontrol permainan," kata Sri Mulyani dalam dalam High Level Dialogue on Promoting Digital Financial Inclusion and Literacy for MSMEs di Nusa Dua, Bali, Rabu (29/3/2023).
Baca juga: THR PNS Cair dengan Tukin Cuma 50 Persen, Ini Alasan Sri Mulyani
Menurut Sri Mulyani, ada tiga cara untuk memperkuat inklusi keuangan dan literasi keuangan UMKM di kawasan ASEAN.
Pertama, menyediakan database yang kokoh untuk para pelaku UMKM di negara-negara ASEAN untuk mengidentifikasi kapasitas, level inklusivitas, dan kualitasnya.
Kedua, menyediakan fasilitas digital untuk UMKM di samping pinjaman kredit. Salah satunya melalui sistem pembayaran digital.
"Fasilitas tersebut yang relevan dan penting bagi UMKM termasuk sistem e-payment,
E-payment adalah produk yang mendukung fungsi dasar dari UMKM dalam bentuk transaksi langsung yang lebih mudah," ujarnya.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Masih Ada Negara di ASEAN Tingkat Inklusi Keuangannya Hanya 3 Persen
Terakhir, Sri Mulyani mengatakan, peningkatan kapasitas UMKM dari sisi pengembangan dan kualitas produk.
"Hal ini dapat dilakukan dengan efektif dan efisien melalui pelatihan untuk mempercepat pemberdayaan usaha kecil dan menengah," ucap dia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.