Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/05/2023, 17:20 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA,KOMPAS.com - Emiten perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham senilai Rp 12 per lembar saham atau sebesar 21,8 persen dari perolehan laba bersih tahun 2022.

Rencana pembagian dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilangsungkan pada hari ini, Rabu (31/5/2023).

"Berkaitan dengan dividen, setiap tahunnya kami secara konsisten membagi dividen dengan pay out ratio diatas 20 persen. Sesuai RUPS, perseroan akan membagi dividen tunai Rp 12 per lembar saham yang akan dibagikan pada 30 Juni 2023," kata Denny secara virtual.

Baca juga: Laba Bersih HRTA Kuartal I 2022 Naik 19,28 Persen

Sebelumnya, dividen tunai yang dibagikan dari laba bersih tahun 2021 adalah 23,74 persen dari perolehan laba bersih, naik dibanding tahun sebelumnya sebesar 21,9 persen.

Sebagai informasi, Hartadinata mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2022 sebesar Rp 253,52 miliar atau naik 30,7 persen dibanding laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 193,98 miliar.

Pencapaian ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sepanjang 2022 sebesar 32,08 persen menjadi Rp6,92 triliun dibanding tahun 2021 sebesar Rp 5,24 triliun.

Pada kuartal I-2023, volume produksi perhiasan emas dan emas batangan naik 23 persen YoY menjadi 3,36 ton. Hal ini mendorong tingkat utilisasi mencapai 44,75 persen di kuartal I-2023 dari 36,39 persen di kuartal I-2023.

HRTA juga mencatakan peningkatan penjualan sebesar 53,84 persen pada kuartal I-2023 menjadi Rp 2,12 triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar 37,44 persen menjadi hampir Rp 70 miliar.

Pertumbuhan pendapatan didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan dalam emas murni yang meningkat 39,82 persen YoY menjadi 2,16 ton di kuartal I-2023 dari 1,55 ton di kuartal I-2022.

Baca juga: Telkom Indonesia Bakal Tebar Dividen Rp 16,6 Triliun, Cek Jadwalnya

Aset perusahaan pada periode Desember 2022 mencapai Rp 4,2 triliun atau tumbuh 9,9 persen menjadi Rp 3,8 triliun di kuartal I-2023. Sementara itu liabilitas tumbuh 14,8 persen menjadi 2,4 triliun pada Desember 2022 dibandingkan kuartal I-2023 Rp 2,1 triliun.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto mengungkapkan, di tahun 2023, pihaknya akan membangun anak usaha baru di bidang refinery emas. Adapun usaha tersebut dibangun untuk mendorong integritas perusahaan yang bergerak di bidang penjualan perhiasan emas, dan emas batangan.

"Di tahun 2023, ada bisnis untuk mendukung integrasi kami di bidang refinery emas. Kita berusaha melakukan integrasi yang cukup fully integrated untuk menjadikan Hartadinata menjadi salah satu pemain utama, dan mendorong track record kita lebih baik lagi," tegas Sandra.

Baca juga: PGN Tebar Dividen Rp 3,42 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonom: Pemilu Bakal Bawa Pertumbuhan Tingkat Konsumsi

Ekonom: Pemilu Bakal Bawa Pertumbuhan Tingkat Konsumsi

Whats New
Bank Mandiri Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2023, Ayo Daftar Sekarang!

Bank Mandiri Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2023, Ayo Daftar Sekarang!

Whats New
Bangun Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP Butuh Rp 4,5 Triliun

Bangun Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP Butuh Rp 4,5 Triliun

Whats New
Temuan Ombudsman Saat 'Sidak' ke Pulau Rempang, Warga Sulit Bahan Pangan hingga Penghasilan Turun

Temuan Ombudsman Saat "Sidak" ke Pulau Rempang, Warga Sulit Bahan Pangan hingga Penghasilan Turun

Whats New
Emiten Pariwisata Gencarkan Kunjungan Turis ke Kawasan Indonesia Timur

Emiten Pariwisata Gencarkan Kunjungan Turis ke Kawasan Indonesia Timur

Whats New
Revisi Aturan Penjualan Online Resmi Meluncur, Mendag: Kita Mengatur, Bukan Melarang

Revisi Aturan Penjualan Online Resmi Meluncur, Mendag: Kita Mengatur, Bukan Melarang

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Rupiah Melemah

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Rupiah Melemah

Whats New
Waspada, Penipuan dengan Modus Iuran Yayasan Sosial Bawa Nama OJK

Waspada, Penipuan dengan Modus Iuran Yayasan Sosial Bawa Nama OJK

Whats New
Disinggung Luhut, Apa Kabar Pajak Karbon?

Disinggung Luhut, Apa Kabar Pajak Karbon?

Whats New
Menkop Teten Dorong Upaya Kolaborasi UMKM Fesyen

Menkop Teten Dorong Upaya Kolaborasi UMKM Fesyen

Whats New
Kilas Balik Kereta Cepat: Mendadak China dan Tudingan Rizal Ramli soal Bekingan Pejabat

Kilas Balik Kereta Cepat: Mendadak China dan Tudingan Rizal Ramli soal Bekingan Pejabat

Whats New
Nostalgia Marketing Menghadirkan Warna Hidup Berbeda

Nostalgia Marketing Menghadirkan Warna Hidup Berbeda

Whats New
Izin Operasional Sudah Terbit, Kereta Cepat Beroperasi Mulai 1 Oktober

Izin Operasional Sudah Terbit, Kereta Cepat Beroperasi Mulai 1 Oktober

Whats New
Jokowi Ingin Moda Transportasi di Jabodebek Terintegrasi dan Diurus oleh Satu Organisasi

Jokowi Ingin Moda Transportasi di Jabodebek Terintegrasi dan Diurus oleh Satu Organisasi

Whats New
Tantangan 'Tech Winter' Bikin Startup Harus Lebih Bijak Kelola Keuangannya

Tantangan "Tech Winter" Bikin Startup Harus Lebih Bijak Kelola Keuangannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com