Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Daftar Haji Reguler 2023 serta Syarat dan Setoran Awalnya

Kompas.com - 31/05/2023, 23:36 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu. Apabila Anda ingin menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah, maka penting untuk mengetahui persyaratan dan cara daftar haji sesuai ketentuan.

Di Indonesia, cara daftar haji dapat dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota domisili calon jemaah haji sesuai KTP. Namun sebelum itu, Anda harus membuka rekening tabungan haji terlebih dahulu di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Haji (BPS BPIH).

Lantas, bagaimana prosedur pendaftaran haji tahun 2023 dan apa saja syarat yang perlu disiapkan?

Baca juga: PMO Prakerja: 24 Persen Peserta Langsung Dapat Kerja Usai Pelatihan

Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Haji Reguler Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, berikut syarat dan prosedur pendaftaran haji:

Syarat daftar haji 2023

Beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika Anda hendak mendaftar haji adalah sebagai berikut:

  • Beragama Islam.
  • Berusia minimal 12 tahun pada saat mendaftar.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) aktif sesuai domisili atau bukti identitas lain yang sah.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akte kelahiran, surat kenal lahir, kutipan akta nikah, atau ijazah.
  • Tabungan atas nama jemaah yang bersangkutan.
  • Pas foto berwarna ukuran 3x4 dengan latar belakang putih 10 lembar dengan ketentuan:
    • Warna baju/kerudung kontras dengan latar belakang.
    • Tidak memakai pakaian dinas.
    • Tidak menggunakan kacamata.
    • Tampak wajah minimal 80 persen dari ukuran pas foto.
    • Bagi jemaah haji perempuan wajib menggunakan busana muslimah.

Baca juga: Saat Elon Musk Kunjungi China untuk Pertama Kali dalam Tiga Tahun Terakhir...

Syarat dan prosedur pendaftaran haji 2023 di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/KotaDOK KEMENAG BATAM Syarat dan prosedur pendaftaran haji 2023 di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota

 

Prosedur pendaftaran haji 2023

Setelah memenuhi sejumlah persyaratan di atas, berikut langkah-langkah untuk melakukan pendaftaran haji 2023:

1. Membuka tabungan haji di BPS BPIH

  • Kunjungi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) sesuai domisili
  • Buka rekening tabungan haji pada BPS BPIH. Seperti membuka rekening pada umumnya, Anda perlu untuk melampirkan kartu identitas berupa KTP saat membuka rekening haji.
  • Selanjutnya, tandatangani surat pernyataan memenuhi persyaratan pendaftaran haji yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI
  • Transfer setoran awal BPIH ke rekening Menteri Agama pada cabang BPS BPIH sesuai domisili
  • BPS BPIH akan menerbitkan bukti aplikasi transfer BPIH dan bukti setoran awal BPIH sebanyak 5 lembar dengan rincian sebagai berikut:
    • Lembar pertama bermaterai cukup untuk calon jemaah haji
    • Lembar kedua untuk BPS BPIH
    • Lembar ketiga untuk kantor Kemenag Kabupaten/Kota
    • Lembar keempat untuk kantor wilayah Kemenag Provinsi
    • Lembar kelima untuk Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag RI
  • Setiap lembar bukti setoran ditempel pas foto calon jemaah haji ukuran 3x4
  • Bukti setoran awal BPIH tercantum nomor validasi, ditandatangani, dan dibubuhi stempel BPS BPIH.

Baca juga: Ada Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Libur Panjang, Ini Lokasi dan Jadwalnya

2. Mendaftar ke Kantor Kementerian Agama

  • Kunjungi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota
  • Tunjukkan persyaratan asli dan menyerahkan salinan bukti aplikasi transfer asli BPIH, serta bukti setoran awal BPIH lembar pertama kepada petugas Kantor Kemenag
  • Petugas akan memverifikasi kelengkapannya, paling lambat 5 hari kerja setelah pembayaran setoran awal BPIH
  • Isi formulir pendaftaran haji berupa Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH)
  • Serahkan SPPH kepada petugas Kantor Kemenag untuk didaftarkan ke SISKOHAT dan mendapatkan nomor porsi
  • Anda akan menerima lembar bukti pendaftaran haji yang berisi nomor porsi pendaftaran, ditandatangani, dan dibubuhi stempel dinas oleh petugas Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
  • Kantor Kemenag akan menerbitkan bukti cetak SPPH sebanyak 5 lembar yang setiap lembarnya ditempel pas foto.

 

Setelah melakukan setoran awal BPIH, pastikan untuk menyerahkan persyaratan pendaftaran, bukti aplikasi transfer BPIH, dan bukti setoran awal BPIH maksimal dalam lima hari kerja.

Jika tidak, maka pendaftaran dianggap batal dan dana setoran awal akan dikembalikan kepada calon jemaah haji yang bersangkutan.

Baca juga: Cara Setor Tunai di ATM BCA dengan Mudah, Bisa Tanpa Kartu

Sebagai catatan, pendaftaran haji wajib dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan untuk pengambilan foto dan sidik jari.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com