Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

United Tractors Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1-S2, Cek Posisi dan Syaratnya

Kompas.com - 21/06/2023, 15:56 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT United Tractors Tbk membuka sejumlah lowongan pekerjaan untuk lulusan S1 dan S2 dari beberapa jurusan. 

Adapun posisi lowongan kerja yang dibuka di antaranya Corporate Governance and Sustainability, Social Responsibility & Communication, Reward Performance Industrial Relation Management (RPIRM), MT Administration Department Head, Business Consultant, Research & Business Development (Mechanical), dan Research & Business Development (Metallurgy). 

Lowongan kerja United Tractors ini terbuka untuk lulusan baru atau fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman.

Baca juga: Penyerapan Anggaran Pemerintah Tinggi, tetapi Minim Dampak...

Sebagai informasi, United Tractors adalah salah satu anak usaha PT Astra Internasional Tbk (ASII). Emiten berkode UNTR ini merupakan distributor alat berat yang mengadopsi sejumlah produk merek ternama dunia seperti Scania, Bomag, Komatsu, UD Trucks, dan Tadano.

Ada lima pilar bisnis yang dijalani perusahaan, yakni mesin konstruksi, kontraktor penambangan, pertambangan, industri konstruksi, dan energi.

Lowongan kerja PT United Tractors

Dilansir dari laman career.unitedtractors.com, Rabu (21/6/2023), berikut persyaratan dan cara mendaftar lowongan kerja United Tractors.

Baca juga: Khusus Besok, Tarif LRT Jakarta Cuma Rp 1

1. Corporate Governance and Sustainability

Persyaratan:

  • Lulusan S1/S2 jurusan Teknik Elektro, Teknik Listrik, atau Teknik Mesin
  • Fresh graduate atau maksimal pengalaman 2 tahun di bidang General Affair/Building Management
  • IPK minimal 3,25
  • Memiliki kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah yang baik
  • Memiliki integritas yang baik dan berorientasi pada detail
  • Memiliki kemampuan membuat keputusan berdasarkan analisis dan interpretasi data.

Penempatan: DKI Jakarta

2. Social Responsibility & Communication

Persyaratan:

  • Lulusan S1/S2 jurusan Ilmu Komunikasi, Ilmu Hubungan Masyarakat atau bidang terkait dengan IPK minimal 3,25
  • Memiliki pengetahuan yang baik tentang manajemen platform media sosial perusahaan
  • Memiliki keterampilan organisasi yang kuat dengan kemampuan manajemen waktu yang solid
  • Memiliki kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan dan memenuhi tenggat waktu yang ketat
  • Kreatif dan inovatif dalam pendekatan komunikasi
  • Memiliki keterampilan interpersonal yang sangat baik dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak

Penempatan: DKI Jakarta

Baca juga: Bapanas Keluarkan Anggaran Rp 142,67 Miliar untuk Ketahanan Pangan 2023

3. Reward Performance Industrial Relation Management (RPIRM)

Persyaratan:

  • Lulusan S1/S2 jurusan Ilmu Hukum
  • Fresh graduate atau maksimal pengalaman 2 tahun di bidang Sumber Daya Manusia - Hubungan Industrial
  • Memahami hukum ketenagakerjaan dan hukum penciptaan lapangan kerja
  • Mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan internal dan eksternal perusahaan
  • Memiliki integritas dan kerja tim yang baik

Penempatan: DKI Jakarta

4. MT Administration Department Head (ADH)

Persyaratan:

  • Lulusan S1/S2 jurusan Manajemen, Akuntansi, Administrasi, Ekonomi, atau Teknik Industri
  • Fresh graduate atau maksimal 2 tahun pengalaman di bidang Keuangan, Akuntansi atau bidang terkait.
  • Keterampilan interpersonal dan komunikasi yang baik.
  • Keterampilan memecahkan masalah.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia.

Penempatan: Seluruh Wilayah Indonesia

Baca juga: Investasi Ilegal Buat Masyarakat Telan Kerugian hingga Rp 5 Triliun per Tahun

5. Business Consultant (SOD)

Persyaratan:

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Pemilu, Inflasi Inggris Berhasil Turun ke Target 2 Persen

Jelang Pemilu, Inflasi Inggris Berhasil Turun ke Target 2 Persen

Whats New
Lebih Efisien, Ini Manfaat Aplikasi Kasir Accurate POS untuk Operasional Bisnis Modern

Lebih Efisien, Ini Manfaat Aplikasi Kasir Accurate POS untuk Operasional Bisnis Modern

Smartpreneur
OJK Sebut Kredit Produktif Korporasi Melesat, Ini Penyebabnya

OJK Sebut Kredit Produktif Korporasi Melesat, Ini Penyebabnya

Whats New
Tingkat Penggangguran di AS Terus Meningkat, Indikator Menuju Resesi?

Tingkat Penggangguran di AS Terus Meningkat, Indikator Menuju Resesi?

Whats New
Serba Salah Kelas Menengah

Serba Salah Kelas Menengah

Whats New
Dibayangi Pelemahan Rupiah dan 'Capital Outflow', Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Dibayangi Pelemahan Rupiah dan "Capital Outflow", Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Whats New
[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

Whats New
Dalam Setahun Rupiah Melemah Hampir 10 Persen, Ekonom: Ini Tidak Baik untuk Perekonomian RI...

Dalam Setahun Rupiah Melemah Hampir 10 Persen, Ekonom: Ini Tidak Baik untuk Perekonomian RI...

Whats New
Bahaya Wacana Kenaikan Rasio Utang Pemerintah, Pajak Bisa Tambah Naik

Bahaya Wacana Kenaikan Rasio Utang Pemerintah, Pajak Bisa Tambah Naik

Whats New
Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Earn Smart
Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Whats New
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Whats New
Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com