Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi El Nino, Kementan Dorong 4 Kabupaten Ini Percepatan Tanam Padi

Kompas.com - 19/04/2024, 06:08 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong sejumlah kabupaten di Jawa Tengah untuk mempercepat pertanaman padi guna mengantisipasi terjadinya El Nino panjang yang berdampak langsung pada krisis darurat pangan.

Sekretaris Jenderal Kementan, Prihasto Setyanto mengatakan, percepatan perlu dilakukan mengingat kondisi air masih cukup untuk masa tanam tahun ini.

Adapun beberapa kabupaten sentra yang akan dipacu di antaranya wilayah sentra Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan.

Baca juga: Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Percepat Realisasi Pompanisasi dan PAT Padi Gogo

Buruh tani padi di Sumedang tengah melakukan pemeliharaan tanaman padi di wilayah Sumedang kota, Jabar, Selasa (5/3/2024). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Buruh tani padi di Sumedang tengah melakukan pemeliharaan tanaman padi di wilayah Sumedang kota, Jabar, Selasa (5/3/2024). KOMPAS.com/AAM AMINULLAH

Ia mengatakan, saat ini pemerintah terus mempercepat pemasangan pompa air untuk memasok kebutuhan sawah kering agar bisa berproduksi di masa tanam berikutnya.

"Sesuai arahan Bapak Menteri, kita harus bersama-sama terjun langsung ke lapangan dan mendorong percepatan tanam padi dalam mengantisipasi el nino. Dengan begitu, kita bisa melihat apa saja yang menjadi permasalahan-permasalahan di lapangan," kata Prihasto dalam keterangannya, Kamis (18/4/2024).

Prihasto mengatakan, antisipasi yang dilakukan ini dinilai tepat lantaran mampu menjaga produksi dari kekurangan akibat cuaca buruk El Nino.

Ia juga mengatakan, setidaknya petani tak perlu khawatir akan kekurangan air mengingat pemerintah sudah menyiapkan pompa.

Baca juga: HPP Gabah Naik Jadi Rp 6.000, Bos Bulog: Kita Jadi Patokan Harga untuk Petani

"Nah inilah yang harus kita sinkronisasi seperti apa supaya kita memiliki satu semangat yang sama agar pangan ke depan tidak bergejolak," ujarnya.

Secara terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin Apel Siaga Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di Jawa Timur.

Mentan Amran saat melakukan peninjauan pemasangan pompanisasi di Desa Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Rabu (17/4/2024)Dok. Humas Kementan Mentan Amran saat melakukan peninjauan pemasangan pompanisasi di Desa Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Rabu (17/4/2024)
Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan luas tanam dan produksi pertanian melalui kegiatan pompanisasi.

"Pompanisasi merupakan solusi cepat dan tepat dalam mengantisipasi El Nino," kata Amran.

Baca juga: Apresiasi Mentan Amran, Penambahan Alokasi Pupuk Jadi Angin Segar bagi Petani Sumsel

Terakhir, Mentan mengatakan pompanisasi akan memberi dampak positif dalam memenuhi target produksi untuk kebutuhan pangan nasional tahun ini.

"Pompa ini solusi cepat untuk menangani El Nino, karena pompa ini bisa membantu petani menanam dan berproduksi secara cepat dan maksimal, kalau kita bangun sawah baru itu butuh satu, dua bahkan tiga tahun, tapi kalau pompanisasi ini bisa meningkatkan produksi secara cepat," ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com