Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Kompas.com - 23/04/2024, 16:20 WIB
Filipi Jhonatan Partogi Situmorang,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

IluIlustrasi saham, pergerakan saham. SHUTTERSTOCK/SHUTTER_O IluIlustrasi saham, pergerakan saham.
“Meskipun menjalani awal yang lambat dalam konteks global, Indonesia tetap menjadi pasar dengan kinerja terbaik secara regional dalam hal jumlah IPO, mencatat jumlah IPO tertinggi di antara negara-negara ASEAN lainnya dan berkontribusi lebih dari 50 persen dari total IPO di ASEAN,” tambah Reuben.

Baca juga: Bos BEI Enggan Buru-buru Loloskan IPO, Khawatir Emiten yang Baru Listing Digugat PKPU

Pemilu memang sering memicu ketidakpastian ekonomi, mendorong investor untuk mengambil pendekatan yang lebih konservatif.

Namun, prospek pasar IPO Indonesia tampak cerah, terutama dengan prediksi Bursa Efek Indonesia yang memperkirakan antara 60 hingga 65 IPO pada tahun 2024.

Selain itu, sektor teknologi di Indonesia diperkirakan akan menjadi pendorong utama aktivitas IPO di sisa tahun ini, dengan banyak perusahaan ekuitas swasta dan modal ventura yang ingin merealisasikan investasi mereka.

“Di pasar Indonesia, sektor IPO perusahaan teknologi diperkirakan akan semakin aktif pada tahun ini. Salah satu faktor pendorong di balik antisipasi lonjakan IPO perusahaan teknologi ini adalah keinginan perusahaan ekuitas swasta dan modal ventura untuk merealisasikan investasi mereka di perusahaan-perusahaan tersebut melalui metode paling mudah yang tersedia di Indonesia,” ucap Reuben.

Baca juga: 13 Perusahaan IPO Sejak Awal 2024, Raup Dana Rp 3 Triliun

Tidak hanya Indonesia yang merasakan dampak ketidakpastian politik. Di Asia-Pasifik, China dan Hong Kong mengalami penurunan aktivitas IPO yang signifikan.

Pada kuartal I 2024, jumlah IPO di kedua negara ini turun lebih dari setengahnya, dengan ukuran kesepakatan yang juga menurun drastis. Hal ini mempengaruhi volume dan pendapatan IPO di seluruh kawasan.

Lonjakan ini disebabkan oleh rata-rata ukuran transaksi yang lebih besar di Eropa dan India, membuat EMEIA tetap menjadi pemimpin dalam pangsa pasar IPO global berdasarkan pendapatan sejak kuartal IV 2023.

Memasuki kuartal II 2024, para pelaku pasar IPO menghadapi tantangan dalam menentukan waktu yang tepat untuk debut publik.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Whats New
Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Spend Smart
5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

Work Smart
Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Whats New
Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan 'Oversupply'

Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan "Oversupply"

Whats New
Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Whats New
Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Whats New
International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

Whats New
Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Whats New
50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

Whats New
Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Whats New
Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Whats New
Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Work Smart
KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

Work Smart
SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com