Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
HILIRISASI INDUSTRI

Berikan Pelatihan Keuangan untuk UMKM Lokal, PT GNI Bantu Perkuat Ekonomi di Morowali Utara

Kompas.com - 02/05/2024, 15:34 WIB
Sheila Respati

Penulis

KOMPAS.comPT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekonomi lokal masyarakat di Morowali Utara, Sulawesi Tengah melalui program corporate social responsibility (CSR). Kegiatan CSR yang diselenggarakan pada Minggu (21/3/2024) hingga Minggu (28/3/2024) tersebut turut menggandeng PT Stardust Estate Investment (SEI).

CSR yang dilakukan berupa pelatihan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pelatihan tersebut turut bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bunta dan materi pelatihan mencakup teori dasar dan aplikasi praktis dalam pengelolaan laporan keuangan UMKM.

Bendahara BUMDes Bunta didapuk sebagai pemandu pelatihan kepada Kelompok Menjahit Desa Bunta dan Kelompok UMKM Abon Bandeng Bungintimbe. Selain pelatihan, peserta juga diberikan alat-alat esensial untuk mengelola keuangan yang lebih efektif agar dapat mengoptimalkan potensi dan perkembangan usaha.

Head of Corporate Communication PT GNI Mellysa Tanoyo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan upaya perusahaan untuk mendukung perkembangan UMKM lokal.

Baca juga: PT GNI Gelar Penyuluhan Kesehatan Guna Perbaiki Kualitas Hidup Masyarakat Morowali Utara

“Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta tidak hanya dalam aspek keuangan, tetapi juga meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan kompetitif,” kata Mellysa dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (2/5/2024).

Selain itu, lanjut Mellysa, pelatihan dari PT GNI dan SEI juga bertujuan untuk mengatasi beberapa tantangan yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti inovasi, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta pencatatan dan pembukuan keuangan yang efektif.

“Dengan memahami dan mengatasi hambatan-hambatan ini, PT GNI berharap pelaku UMKM dapat bertahan dan berkembang dalam kondisi pasar yang berubah-ubah,” jelas Mellysa.

Adapun Mellysa juga berharap, melalui program ini, PT GNI dan PT SEI dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan pada ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

“Kami berharap, pelatihan ini akan membawa manfaat luas bagi ekonomi daerah dan memperkuat fondasi masa depan yang lebih sejahtera bagi komunitas lokal,” ujar Mellysa.

Pelatihan yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan untuk UMKM. DOK. PT GNI Pelatihan yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan untuk UMKM.

Para peserta pun mengungkapkan terima kasihnya kepada PT GNI dan PT SEI. Mereka bersyukur karena telah dibukakan peluang dan diajari cara mengimplementasikan materi pelatihan untuk mengembangkan kelompok usaha.

Baca juga: Dorong Generasi Muda Berkualitas, PT GNI Salurkan Beasiswa untuk Warga Sekitar Wilayah Industri

“Kami siap menerima masukan dalam upaya mengembangkan kelompok usaha. (Pelatihan ini) mencerminkan semangat kolektif untuk pertumbuhan dan peningkatan yang berkelanjutan,” ujar salah satu peserta pelatihan. (Rindu Hestya Melani)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Ini Syaratnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Ini Syaratnya

Work Smart
Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Whats New
BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

Whats New
Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Whats New
Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Earn Smart
Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Whats New
Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Apple Setop Produk 'Paylater' di AS

Apple Setop Produk "Paylater" di AS

Whats New
Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Whats New
Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Whats New
Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Whats New
Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus  100 Persen Per Tahun

Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus 100 Persen Per Tahun

Whats New
[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi 'Online' Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi "Online" Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

Whats New
'Long Weekend' Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

"Long Weekend" Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com