Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Blokir Kartu ATM BCA secara Online

Kompas.com - 05/05/2024, 20:59 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Cara memblokir kartu ATM BCA atau kartu debit Bank Central Asia secara online akan dibahas dalam artikel ini.

Saat ini nasabah Bank BCA yang akan memblokir kartu ATM, tidak harus datang ke kantor cabang.

Nasabah yang mengalami kehilangan kartu ATM miliknya bisa melakukan pemblokiran kartu ATM, agar tidak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Lantas, bagaimana cara blokir kartu ATM BCA atau kartu debit BCA secara online?

Baca juga: Cara Blokir Kartu ATM BCA secara Online

Cara blokir kartu ATM BCA secara online

1. Aplikasi myBCA

Cara blokir kartu ATM BCA melalui aplikasi myBCA sebagai berikut:

  • Login di myBCA
  • Pilih Akun Saya, lalu pilih Kontrol Akun
  • Pilih Kartu Debit
  • Pilih kartu yang ingin diblokir
  • Pilih Blokir Kartu dan centang syarat & ketentuan
  • Konfirmasi blokir Kartu Debit dengan memilih klik Ya, lalu masukkan PIN Transaksi.

Baca juga: Cara Blokir Kartu ATM BCA melalui BCA Mobile

2. Aplikasi BCA Mobile

Cara blokir kartu ATM BCA melalui aplikasi BCA Mobile sebagai berikut:

  • Login pada aplikasi BCA Mobile
  • Pilih menu m-BCA dan masukkan kode akses untuk login
  • Pilih menu Akun Saya, pilih menu Blokir
  • Pastikan detail yang tertera seperti nomor kartu ATM BCA dan jenis kartu BCA sudah benar, lalu klik Blokir
  • Masukkan PIN m-BCA untuk konfirmasi pemblokiran kartu.

Baca juga: Cara Blokir Kartu ATM BCA lewat myBCA dan KlikBCA

3. KlikBCA

Cara blokir kartu ATM BCA melalui KlikBCA sebagai berikut:

  • Login di situs resmi KlikBCA, https://ibank.klikbca.com
  • Pilih menu Administrasi pada kolom halaman interface sebelah kiri
  • Pilih menu Blokir Kartu ATM
  • Masukkan informasi yang diminta untuk memvalidasi data
  • Pastikan kartu yang ingin diblokir sudah sesuai, centang bagian syarat & ketentuan dan klik Kirim.

Baca juga: Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

4. Halo BCA

Nasabah Bank BCA dapat menghubungi Halo BCA melalui aplikasi Halo BCA maupun nomor resmi 1500888.

Perlu digarisbawahi, call center resmi Halo BCA tidak ada imbuhan angka 021 atau +62 maupun imbuhan lain di depannya.

Sampaikan ke petugas Halo BCA, bahwa ingin memblokir kartu ATM BCA dikarenakan ATM hilang atau kartu ATM tertelan.

Petugas akan meminta nomor rekening dan nama yang terdaftar pada kartu ATM BCA, serta tunggu proses pemblokiran kartu selesai.

Baca juga: Alami Kartu ATM Tertelan? Ini Solusinya...

Perlu dicatat bahwa setelah pemblokiran kartu ATM dilakukan, transaksi finansial melalui myBCA, BCA Mobile, maupun e-channel BCA lainnya juga tidak bisa digunakan.

Terkait dengan pengaktifan kembali fasilitas myBCA, BCA Mobile, maupun e-channel BCA hanya bisa dilakukan secara langsung ke kantor cabang, sekaligus membuat kartu ATM baru.

Itulah rangkuman mengenai 4 cara blokir kartu ATM BCA secara online, melalui myBCA, BCA Mobile, KlikBCA, dan Halo BCA.

Baca juga: Cara Ganti Kartu ATM BCA Contactless

Baca juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com