Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Kompas.com - 06/05/2024, 12:57 WIB
Kiki Safitri,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) baru saja menutup pabrik sepatu yang ada di Purwakarta Jawa Barat. Kondisi ini terjadi usai perusahaan mengalami rugi 4 tahun berturut-turut.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/5/2024), BATA mengaku sudah tidak mampu lagi untuk menanggung kerugian akibat kapasitas produksi dari pabrik sepatu Bata di Purwakarta yang sudah tidak seimbang dengan permintaan pasar.

"Perseroan sudah tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta, karena permintaan pelanggan terhadap jenis produk yang dibuat di Pabrik Purwakarta terus menurun," kata Direktur BATA Hatta Tutuko.

Baca juga: Soal Pabrik Sepatu Bata Tutup, Asosiasi: Pesanan Turun karena Lebaran

Alasan pabrik sepatu bata tutup Alasan pabrik sepatu bata tutup

Hatta mengatakan, manajemen sudah melakukan upaya untuk menyelamatkan fasilitas produksinya yang ada di Purwakarta. Namun perusahaan tetap menanggung kerugian operasional.

“Kami telah melakukan berbagai upaya selama empat tahun terakhir di tengah kerugian dan tantangan industri akibat pandemi dan perubahan perilaku konsumen yang begitu cepat," ungkap Hatta.

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2023, BATA mencatatkan rugi bersih menjadi Rp 190,2 miliar atau mengingkat 79,6 persen dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 105,9 miliar.

Kenaikan rugi bersih terjadi karena penjualan mengalami penurunan 609,6 miliar pada 2023 dibandingkan dengan periode 2022 sebesar Rp 643,4 miliar.

 

Baca juga: Rugi Terus, Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup

Namun demikian beban pokok mengalami penurunan menjadi 380,5 miliar pada 2023 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 383,4 miliar.

Per Desember 2023, total aset perusahaan mengalami penurunan menjadi Rp 585,7 miliar dibandingkan dengan periode tahun lalu Rp 724 miliar.

Utang atau liabilitas perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp 454,3 miliar per Desember 2023, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp 404,3 miliar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Whats New
Pekerja Wajib Ikut Iuran Tapera, Ekonom: Lebih Baik Opsional

Pekerja Wajib Ikut Iuran Tapera, Ekonom: Lebih Baik Opsional

Whats New
Buka Peluang Kerja Sama Bilateral, Delegasi Indonesia Sampaikan Potensi Tanah Air di Moscow-Indonesia Business Mission

Buka Peluang Kerja Sama Bilateral, Delegasi Indonesia Sampaikan Potensi Tanah Air di Moscow-Indonesia Business Mission

Rilis
Astra International Gandeng Semen Indonesia Maksimalkan TKDN Sparepart UKM

Astra International Gandeng Semen Indonesia Maksimalkan TKDN Sparepart UKM

Whats New
Pertamina Minta Besaran Subsidi Solar Dikaji Ulang

Pertamina Minta Besaran Subsidi Solar Dikaji Ulang

Whats New
Cara Mengambil Uang Western Union di Bank BCA dan Syaratnya

Cara Mengambil Uang Western Union di Bank BCA dan Syaratnya

Earn Smart
Apa Kabar Pembangunan Bandara VVIP di IKN? Ini Penjelasan Menhub

Apa Kabar Pembangunan Bandara VVIP di IKN? Ini Penjelasan Menhub

Whats New
Cara Mengambil Uang Western Union di Bank BRI dan Persyaratannya

Cara Mengambil Uang Western Union di Bank BRI dan Persyaratannya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di Western Union, Lokasi, dan Biayanya

Cara Mengambil Uang di Western Union, Lokasi, dan Biayanya

Earn Smart
Mengenal Western Union, Cara Kirim Uang dan Biayanya

Mengenal Western Union, Cara Kirim Uang dan Biayanya

Spend Smart
Jemaah Haji Embarkasi Aceh Tahun Ini Paling Banyak Berprofesi PNS

Jemaah Haji Embarkasi Aceh Tahun Ini Paling Banyak Berprofesi PNS

Whats New
Demi Hubungan Industrial Harmonis dan Demokratis, Wamenaker Ajak Perusahaan Pertahankan Nilai-nilai Pancasila 

Demi Hubungan Industrial Harmonis dan Demokratis, Wamenaker Ajak Perusahaan Pertahankan Nilai-nilai Pancasila 

Whats New
Pertamina Proyeksi Konsumsi BBM Subsidi Naik di 2025, Pertalite Capai 32,2 Juta KL

Pertamina Proyeksi Konsumsi BBM Subsidi Naik di 2025, Pertalite Capai 32,2 Juta KL

Whats New
BRI Life Cetak Laba Bersih Rp 149,3 Miliar pada Kuartal I-2024

BRI Life Cetak Laba Bersih Rp 149,3 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Apa Itu Investasi? Yuk Kenali Pengertiannya

Apa Itu Investasi? Yuk Kenali Pengertiannya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com