Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Perluas Pasar ke Kancah Global, Bea Cukai Lepas Ekspor Produk Tenggiri dan Tuna Senilai 239.000 Dollar AS

Kompas.com - 13/05/2024, 15:13 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.comBea Cukai Gresik bersama Export Center Surabaya melepas ekspor hasil produksi PT Danendra Sembagi Arutala berupa produk-produk tenggiri wahoo dan tuna dengan tujuan ekspor utama ke Vietnam, Rabu (8/5/2024).

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono mengatakan, produk-produk yang dilepas memiliki nilai mencapai 239.000 dollar Amerika Serikat (AS).

Menurut Eko, pelepasan ekspor tersebut bertujuan untuk menunjukkan keunggulan infrastruktur ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di tingkat global.

“Kerja sama yang kokoh antara pihak-pihak terkait memberikan dorongan penting bagi pertumbuhan ekonomi dan eksposur internasional bagi industri kelautan Indonesia,” tutur Eko melalui keterangan persnya, Senin (13/5/2024).

Baca juga: Bea Cukai Pastikan Pengiriman Jenazah dari Luar Negeri Tidak Dikenakan Bea Masuk

Eko menjelaskan, kegiatan ekspor produk tenggiri wahoo dan tuna ini turut difasilitasi oleh Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor (P2IE) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Kolaborasi ini menjadi momen penting bagi pemerintah dan swasta untuk terus bekerja sama dalam memperluas pasar ekspor Indonesia dan meningkatkan daya saing produk domestik,” sambung Eko.

Dirinya berpendapat, melalui infrastruktur yang kuat, prosedur yang efisien, serta komitmen untuk menjaga kualitas tinggi, maka Indonesia dapat sukses mengekspor berbagai produk ke kancah dunia.

“Hal tersebut seperti yang terlihat pada pelepasan ekspor tenggiri dan tuna beku ini,” ungkapnya.

Baca juga: Viral Pengiriman Peti Jenazah Dipungut Bea Masuk, Ini Klarifikasi Bea Cukai

Sebagai informasi, PT Danendra Sembagi Arutala adalah perusahaan yang berfokus pada produksi hasil ikan laut, khususnya ikan tenggiri wahoo dan ikan tuna.

Berlokasi di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, perusahaan ini berhasil mengirimkan dua kontainer berukuran 40 feet berisi ikan tenggiri wahoo dan ikan tuna ke Vietnam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Smartpreneur
Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Whats New
Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran 'Cash' Melanggar Aturan?

[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran "Cash" Melanggar Aturan?

Whats New
Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Whats New
Mendag Temukan Keramik Impor Ilegal dari China Senilai Rp 79,8 Miliar

Mendag Temukan Keramik Impor Ilegal dari China Senilai Rp 79,8 Miliar

Whats New
Mendag Pastikan HET Minyak Goreng MinyaKita Naik Minggu Depan

Mendag Pastikan HET Minyak Goreng MinyaKita Naik Minggu Depan

Whats New
Impor Beras Bulog Kena Denda di Pelabuhan, Kok Bisa?

Impor Beras Bulog Kena Denda di Pelabuhan, Kok Bisa?

Whats New
Luhut Janji Bakal Tutup Tambang yang Langgar Aturan Lingkungan

Luhut Janji Bakal Tutup Tambang yang Langgar Aturan Lingkungan

Whats New
Luhut Bilang, Negara Akan Danai Makan Bergizi, Dimulai Rp 20 Triliun

Luhut Bilang, Negara Akan Danai Makan Bergizi, Dimulai Rp 20 Triliun

Whats New
Cara Mengatasi ATM BCA Terblokir Tanpa ke Bank, Cukup Buka HP

Cara Mengatasi ATM BCA Terblokir Tanpa ke Bank, Cukup Buka HP

Spend Smart
Ada Indikasi 'Fraud' Indofarma, Kementerian BUMN Bakal Tempuh Jalur Hukum

Ada Indikasi "Fraud" Indofarma, Kementerian BUMN Bakal Tempuh Jalur Hukum

Whats New
AS Mau Kembangkan Kendaraan Listrik, Luhut: Mustahil Bisa Tanpa Indonesia

AS Mau Kembangkan Kendaraan Listrik, Luhut: Mustahil Bisa Tanpa Indonesia

Whats New
5 Cara Blokir ATM BCA, Bisa dari HP Tanpa Perlu ke Bank

5 Cara Blokir ATM BCA, Bisa dari HP Tanpa Perlu ke Bank

Spend Smart
Asosiasi Sebut Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Berpotensi Bikin Rokok Ilegal Marak

Asosiasi Sebut Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Berpotensi Bikin Rokok Ilegal Marak

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com