Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Blak-blakan Emiten Prajogo Pangestu BREN soal Harga Saham yang Terus Menanjak

Kompas.com - 13/05/2024, 18:39 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Hendra Soetjipto Tan mengungkapkan kenaikan harga saham pasca pencatatan perdana saham pada Oktober 2023 merupakan mekanisme pasar.

“Jujur saja kami tidak berada dalam posisi untuk mengomentari, turun naiknya harga saham, karena itu ditentukan berdasarkan mekanisme pasar. Tergantung supply dan demand,” kata Hendra dalam public expose, Senin (13/5/2024).

Hendra merinci, kenaikan harga saham BREN bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama, BREN memiliki popularitas sebagai salah satu perusahaan renewable energy yang listing di BEI.

Baca juga: BREN Akuisisi PLTB Sidrap Senilai Rp 1,6 Triliun

“Dari sisi supply, BREN sangat populer bagi investor, dan banyak diminati. Jadi, permintaan itu, menjelaskan kenapa pergerakan sahamnya seperti yang kita amati beberapa bulan ini,” ungkap dia.

Hendra bilang, kepercayaan dari investor adalah kunci keberhasilan perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya. Dalam 4 tahun terakhir, perusahaan juga mencatatkan kinerja positif, yang mendukung fundamental yang solid dari pergerakan saham BREN.

“Tentu juga kepercayaan dari investor atas kinerja kami, karena kita sudah sampaikan selama 4 tahun ini performance perusahaan kami solid dan terus tumbuh,” jelasnya.

Selain itu juga, ke depannya BREN memiliki banyak prtofolio untuk dikembangkan dalam bisnis geotermal. Bahkan pengembangan panas bumi itu ditargetkan mencapai 2.000 MW, dan angin 300 MW.

“Di luar itu kami terus mencari aset-aset baik di Indonesia maupun di luar negeri, yang bisa menambah portofolio kami,” ujarnya.

Hendra mengatakan, ekspektasi investor yang positif didukung dengan fundamental yang solid tercermin dalam pergerakan harga saham BREN sejauh ini.

“Itulah dua alasan mengapa pegerakan harga saham BREN begitu aktif dan juga harga sahamnya mengalami kenaikan,” tegas dia.

Sebagai informasi, harga IPO BREN adalah Rp 780 per saham, dan mengantongi dana IPO jumbo sebesar Rp 3,13 triliun. Melihat pergerakan harga saham BREN, dalam 6 bulan terakhir telah naik 2,4 persend an dalam setahun terakhir naik 4,9 persen.

Baca juga: Ini Alasan BEI Beri Izinkan IPO Barito Renewable Energy, Meski Hanya Lepas 3,35 Persen Saham

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com