Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Butuh Dana untuk Investasi, Adaro Minerals Absen Bagi Dividen Tahun Ini

Kompas.com - 14/05/2024, 15:00 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adaro Minerals Energy Tbk (ADMR) absen membagikan dividen tahun ini. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan pada Selasa (14/5/2024).

Presiden Direktur ADMR Christian Ariano Rachmat mengatakan, para pemegang saham menyetujui penetapan penggunaaan laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2023.

“Dari perolehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di tahun 2023 sebesar 441,02 juta dollar AS, perusahaan mengalokasikan 4,41 juta dollar AS untuk dana cadangan wajib dan 436,61 juta dollar AS untuk laba ditahan,” kata Christian Ariano di Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Dia mengatakan, alasan perusahaan tidak membagikan dividen adalah sebagai upaya untuk pengembangan usaha. Dia bilang, dalam melakukan ekspansi perusahaan membutuhkan investasi dan cash yang besar.

“ADMR kan komoditasnya ada dua ,yang satu metalurgi coal, dan kedua aluminium, yang membutuhkan investasi dan cash yang besar,” ujar dia.

Baca juga: Naik 36 Persen, Laba Bersih Adaro Minerals Capai Rp 1,88 Triliun Sepanjang Kuartal I-2024

Ariano menambahkan, sepanjang tahun 2023 pihaknya mencapai kinerja keuangan dan operasional yang melampaui target dengan dukungan pasar yang kondusif dan tim kerja yang solid.

“Fundamental industri batu bara metalurgi tetap menjanjikan ke depannya, dan produk environment kami semakin disambut baik dan diakui di pasarnya,” ungkap dia.

“Kami melanjukan investasi pada infrastruktur pertambangan guna mendukung pertumbuhan produksi dan terus mengembangkan pasar bagi produk metalurgi ini,” tegas dia.

Baca juga: Laba Adaro Minerals Naik 32,7 Persen Menjadi Rp 6,9 Ttiliun

 


Direktur ADMR Heri Gunawan mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membagikan dividen. Namun demikian sebagai nilai tambah untuk pemegang saham, perusahaan berupaya untuk meningkatkan kinerja melalui penggunaan modal usaha.

“Kita kalau mau mengusulkan pembagian dividen tentu akan melihat keuangan kita, termasuk kas dan kebutuhani investasi,” kata Heri.

Dia yakin, modal yang digunakan untuk ekspansi bisnis bisa memaksimalkan pertumbuhan di masa depan yang berkelanjutan dan jangka panjang.

“Tentu untuk pemegang saham ini akan sangat menguntungkan. Kalau komitmen membagikan dividen, tentu kalau dananya tersedia (akan kita bagikan,” tegas dia.

Baca juga: ADRO Raih Laba Bersih Rp 6,09 Triliun pada Kuartal I 2024

Sepanjang 2023, ADMR mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp 32,7 persen sebesar 440,8 juta dollar AS dibandingkan periode sama tahun 2022 sebesar 332,3 juta dollar AS.

Kenaikan laba bersih didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha pada 2023 sebesar 1,08 miliar dollar AS dibandingkan tahun 2022 sebesar 908,1 juta dollar AS.

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok ADMR juga membengkak menjadi 502,7 juta dollar AS dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 373,2 juta dollar AS.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com