Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisnis Asuransi Tidak Normal, OJK Beri Peringatan Tegas untuk Pasaraya Life

Kompas.com - 15/05/2024, 12:20 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan kepada PT Pasaraya Life Insurance. Ini karena perusahaan asuransi jiwa tersebut tidak mampu menjalankan bisnis secara normal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, perusahaan asuransi jiwa tersebut sedang dalam pengawasan khusus di OJK.

"Beberapa syarat telah dipenuhi seperti syarat ekuitas daripada perusahaan tersebut. Namun, inplementasi dari rencana bisnis yang disampaikan pada 2024 itu sedang kami reviu karena kami lihat pelaksanaan dalam rencana bisnis itu belum dilakukan secara efektif," kata dia dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, ditulis Rabu (15/5/2024).

Baca juga: OJK Sebut Klaim Asuransi Kesehatan Lebih Tinggi dari Premi yang Diterima Perusahaan

Ia menambahkan, sampai saat ini Pasaraya Life belum menjalankan usaha sesuai dengan izin perusahaan asuransi.

Oleh karena itu, OJK akan kembali mendalami rencana bisnis Pasaraya Life. Apabila rencana bisnis itu tidak dilaksanakan sesuai yang disampaikan ke OJK, pihaknya akan meminta perusahaan membuat rencana aksi untuk dapat beroperasi sebagai layaknya perusahaan asuransi.

"Apabila itu tidak dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan OJK untuk melakukan tindakan sanksi yang lebih berat," imbuh dia.

Hal itu termasuk sanksi pembatasan kegiatan usaha yang melingkupi larangan untuk menjual produk sama sekali atau bisa dicabut izin usahanya.

"Itulah perusahaan asuransi yang meskipun syarat-syarat ekuitas terpenuhi tetapi tidak beroperasi secara normal sesuai ketentuan yang berlaku," tandas Ogi.

Baca juga: Mengenal 2 Fitur Utama dalam Asuransi Kendaraan

 


Dikutip dari laporan keuangannya sampai 30 April 2024, Pasaraya Life tecatat tidak membukukan pendapatan dari premi sama sekali.

Adapun, pendapatan yang dicetak perusahaan senilai Rp 145,63 juta berasal dari hasil investasi dan pendapatan lain.

Pada periode yang sama, Pasaraya Life membayar klaim manfaat senilai Rp 2,53 juta, atau turun 41,3 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 4,3 juta.

Meskipun demikian secara komprehensif, Pasaraya Life masih mencetak laba Rp 463,48 juta per April 2024. Hal ini ditopang oleh pendapatan komprehensif lain senilai Rp 604,96 juta. Pada periode yang sama tahun sebelumnya komponen ini kosong. 

Pasaraya Life memiliki aset senilai Rp 132,79 miliar sampai April 2024.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com