Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

OJK Bakal Bikin Ketentuan Tarif Premi Asuransi Kendaraan Listrik

Kompas.com - 15/05/2024, 13:10 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menyesuaikan ketentuan mengenai tarif premi pada tahun ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, hal tersebut akan dilakukan dengan memasukkan asuransi kendaraan listrik sebagai salah satu komponennya.

"Harapannya akan menciptakan penawaran harga yang wajar, kompetitif, dan cakupan perlindungan yang luas dari perusahaan asuransi," kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (15/4/2024).

Baca juga: Tak Hanya Mineral dan Kendaraan Listrik, Investasi Korea di Indonesia Besar di Sektor Ini

Ilustrasi asuransi kendaraan, asuransi mobil.SHUTTERSTOCK/SYCHUGINA Ilustrasi asuransi kendaraan, asuransi mobil.

Ia menambahkan, OJK mendorong perusahaan asuransi umum untuk mengembangkan pemetaan risiko asuransi kendaraan listrik.

Menurut Ogi, pemetaan tersebut harus sesuai dengan perkembangan global yang terjadi, termasuk terkait dengan tren kendaraan listrik.

"Risiko pada kendaraan listrik tentunya berbeda dengan kendaraan non-listrik sehingga memerlukan kuantifikasi risiko yang berbeda pula agar proses underwriting dan penetapan premi menjadi lebih baik," imbuh dia.

Seiring dengan kebijakan pemerintah dalam menggalakkan program mobil listrik (battery electric vehice/ BEV) di Indonesia, saat ini beberapa perusahaan asuransi telah memberikan dukungan dengan meluncurkan produk asuransi khusus untuk kendaraan listrik. Produk tersebut diluncurkan dengan menambahkan fitur tambahan dari produk asuransi kendaraan konvensional.

Baca juga: Emiten Kendaraan Listrik VKTR Catat Pendapatan Bersih Rp 205 Miliar per Kuartal I-2024

Ogi menerangkan, penerapan tarif pada produk asuransi kendaraan listrik masih mengacu pada SEOJK 06/2017 mengenai penetapan tarif pada lini usaha kendaraan bermotor dan harta benda.

"Namun, OJK mengimbau perusahaan asuransi yang menjual prosuk asuransi kendaraan listrik untuk selalu melakukan proses underwriting secara memadai termasuk penentuan harga (pricing) yang cukup hingga pengelolaan kendaraan listrik," kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (6/3/2024).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Whats New
China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Whats New
Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Whats New
Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Whats New
Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Spend Smart
KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

BrandzView
Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Whats New
Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Whats New
BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

Whats New
3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

Spend Smart
KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

Whats New
Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com