Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nilai Ekspor Indonesia Naik Jadi 19,62 Miliar pada April 2024

Kompas.com - 15/05/2024, 13:30 WIB
Rully R. Ramli,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai ekspor Indonesia meningkat secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2024. Kenaikan terjadi pada ekspor komoditas minyak dan gas (migas) dan non migas.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, nilai ekspor pada April sebesar 19,62 miliar dollar AS. Nilai ini meningkat sebesar 1,72 persen dari posisi April tahun lalu sebesar 19,28 miliar dollar AS.

Jika dilihat berdasarkan komponennya, nilai ekspor komoditas migas sebesar 1,35 miliar dollar AS dan non migas sebesar 18,27 miliar dollar AS. Keduanya mengalami kenaikan secara tahunan.

"Secara tahunan nilai ekspor April 2024 mengalami peningkatan sebesar 1,72 persen," ujar Pudji, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Nilai Ekspor RI Melesat 16,4 Persen jadi 22,43 Miliar Dollar AS

Secara lebih rinci, komoditas utama yang mengerek nilai ekspor komoditas non migas ialah logam mulia dan perhiasan atau permata (HS 71), barang besi dan baja (HS 73), serta nikel dan barang padanannya (HS 75).

Meskipun secara tahunan meningkat, jika dilihat secara bulanan (month to month/mtm) nilai ekspor menurun. Tercatat nilai ekspor turun 12,97 persen secara mtm.

Kontraksi itu utamanya dipicu oleh nilai ekspor komoditas non migas yang turun dalam, yakni turun 14,06 persen.

Baca juga: Masih Tertekan, Nilai Ekspor RI Capai 19,31 Miliar Dollar AS pada Februari 2024

 

Pudji bilang, komoditas utama yang menyumbangkan penurunan nilai ekspor secara bulanan ialah, logam mulia dan perhiasan atau permata (HS 71), mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya (HS 85), serta kendaraan dan bagiannya (HS 87).

Di sisi lain, nilai ekspor komoditas migas meningkat 5,03 persen. Kenaikan itu didorong ekspor komoditas gas, dengan andil sebesar 0,80 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com