Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menpan-RB: Jangan Percaya Ada Orang Bisa Meloloskan Sekolah Kedinasan

Kompas.com - 16/05/2024, 10:07 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan telah dimulai sejak Rabu, 15 Mei 2024, yang dijadwalkan berlangsung sampai 13 Juni mendatang.

Telah disetujui total sebanyak 3.445 formasi dari delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan.

Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara online melalui laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), https://sscasn.bkn.go.id.

Sebelum melakukan pendaftaran, semua peserta wajib membuat akun SSCASN menggunakan NIK (nomor induk kependudukan).

Baca juga: Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai Mei, CASN 2024 Digelar Juni

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas mengimbau semua pihak untuk tidak mempercayai siapa pun yang mengaku bisa membantu maupun menjamin kelulusan dalam seleksi sekolah kedinasan.

"Bisa dipastikan itu hoaks, karena memang tidak ada titip-menitip. Seleksi dilakukan online melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang transparan dan akuntabel sesuai arahan Presiden Jokowi," kata Anas dalam keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Besok Lewat SSCASN

Instansi sekolah kedinasan 2024

Sekolah kedinasan yang membuka formasi dalam seleksi CASN tahun ini sebagai berikut:

  1. Politeknik Keuangan Negara STAN
  2. Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
  3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Politeknik Siber dan Sandi Negara
  4. Politeknik Statistika STIS
  5. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi
  6. Sebanyak 22 sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan
  7. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

Baca juga: Daftar 8 Instansi yang Buka Lowongan CPNS 2024 Lewat Sekolah Kedinasan

Anas menjelaskan, alokasi yang diberikan di sekolah kedinasan sudah melalui sejumlah pertimbangan, salah satunya menjawab tantangan zaman.

"Misalnya di STMKG, di mana kita menghadapi tantangan perubahan iklim. Juga di Politeknik Siber dan Sandi Negara di mana digitalisasi disemua sektor tak terelakkan sehingga kita butuh talenta misalnya terkait cyber security,” lanjut dia.

Anas berharap sekolah-sekolah kedinasan dapat menjaga kualitas dan martabat proses pendidikan di Indonesia dengan mencegah perundungan.

“Supaya menjadi perhatian bagi kita semua. Tidak ada lagi bullying diproses seleksi maupun proses pendidikan di semua sekolah kedinasan karena ini sudah menjadi arahan Bapak Presiden,” pungkas dia.

Baca juga: Catat, Ini 8 Instansi yang Buka Lowongan Sekolah Kedinasan 2024

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Whats New
Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Whats New
OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin 'Student Loan' Khusus Mahasiswa S-1

OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin "Student Loan" Khusus Mahasiswa S-1

Whats New
Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Whats New
Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Whats New
Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Whats New
Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Whats New
Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Whats New
Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Whats New
Harga Bahan Pokok Senin 20 Mei 2024, Harga Cabai Merah Keriting Turun

Harga Bahan Pokok Senin 20 Mei 2024, Harga Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Simak, Ini Cara Cek Lolos Tidaknya Seleksi Prakerja 2024

Simak, Ini Cara Cek Lolos Tidaknya Seleksi Prakerja 2024

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Senin 20 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Senin 20 Mei 2024

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com