Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

J&T Cargo Beri 3 Kemudahan Layanan Logistik untuk Pelaku Bisnis

Kompas.com - 16/05/2024, 14:56 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan logistik J&T Cargo mendukung kebutuhan logistik dari klien dengan berbagai layanan dan infrastruktur yang sudah dimiliki.

Salah satunya dengan layanan Supply Chain Management (SCM) yang dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan keandalan rantai pasok.

"J&T Cargo akan terus memberikan solusi logistik bagi kebutuhan bisnis secara domestik yang dapat menyesuaikan klien, layanan yang mencakup pengiriman domestik dari LTL, FTL, penyimpanan barang (Warehousing), hingga Freight Forwarding," kata Muhammad Said Abdullah, Network Management Manager J&T Cargo dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, J&T Cargo Gandeng 3 Sektor Industri

Ilustrasi logistik. Dok. Thinkstock Ilustrasi logistik.

Sebagai Domestic Cargo Partner, J&T Cargo menawarkan tiga bentuk kemudahan layanan yang dapat menjadi solusi logistik bagi pelaku bisnis, yakni sebagai berikut.

1. Tailored Service For You

Setiap layanan yang dirancang oleh J&T Cargo khusus untuk memenuhi kebutuhan setiap bisnis klien.

Ini berarti J&T Cargo menawarkan fleksibilitas dan kemudahan bagi klien untuk menyesuaikan layanan pengiriman mereka sesuai dengan preferensi kebutuhan.

2. Real-Time Handling Service

Klien dan J&T Cargo bisa saling terhubung secara langsung untuk mendapatkan informasi terbaru seputar pengiriman, kapanpun dan di manapun. Klien dapat mengakses informasi terkini tentang status pengiriman barang.

Baca juga: J&T Cargo Buka Pengiriman Paket Besar ke Papua

Ini memungkinkan komunikasi langsung antara klien dan J&T Cargo melalui platform yang disediakan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Whats New
Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Whats New
Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com