Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Grab Naikkan Target Laba 2024, Ini Sebabnya

Kompas.com - 16/05/2024, 17:39 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

SINGAPURA, KOMPAS.com - Grab Holdings menaikkan perkiraan laba setahun penuh setelah mampu mencetak pendapatan kuartalan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Hal tersebut juga didukung dengan langkah pengurangan biaya dan pertumbuhan permintaan di layanan transportasi.

Restrukturisasi yang signifikan Grab tahun lalu mencakup pengurangan 1.000 lapangan kerja dan pemotongan sejumlah biaya teknologi. Hal ini membantu perusahaan mencapai tujuan Grab untuk menghasilkan arus kas yang positif tahun ini.

Baca juga: SeaBank Indonesia Bukukan Laba Rp 52 Miliar di Kuartal I-2024

Dilansir dari Channel News Asia, Chief Financial Officer (CFO) Grab Holdings Peter Oey mengatakan, lonjakan pariwisata di Asia Tenggara turut mendorong permintaan layanan transportasi. Selain itu, terdapat juga peningkatan acara perusahaan dan konser yang juga meningkatkan permintaan.

Pendapatan perusahaan yang berbasis di Singapura ini tumbuh 24 persen menjadi 653 juta dollar AS pada kuartal I-2024. Jumlah tersebut melampaui perkiraan analis sekitar 642,4 juta dollar AS.

Perusahaan melaporkan laba inti yang disesuaikan sebesar 62 juta dollar AS dibandingkan kerugian 67 juta dollar AS tahun lalu.

Bisnis pengiriman makanan Grab yang jadi sumber pendapatan terbesar tumbuh 19 persen. Sedangkan bisnis ride-share 27 persen.

Kinerja yang kuat dari Grab tersebut diperngaruhi oleh peningkatan belanja konsumen di wilayah tersebut.

Saat ini, Grab memproyeksikan laba inti yang disesuaikan antara 250 juta dollar AS dan 270 juta dollar AS pada tahun ini.

Prediksi itu naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 180 juta dollar AS hingga 200 juta dollar AS.

Seiring dengan itu, perusahaan mempertahankan proyeksi pendapatannya pada 2,70 miliar dollar AS hingga 2,75 miliar dollar AS.

Baca juga: Masih Merugi, Industri Fintech Lending Diharapkan Cetak Laba pada Kuartal II 2024

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hingga 2040, Kebutuhan Gas untuk Pembangkit Listrik Diproyeksi Terus Meningkat

Hingga 2040, Kebutuhan Gas untuk Pembangkit Listrik Diproyeksi Terus Meningkat

Whats New
50.000 Wisatawan ke Bali, Sandiaga: Perputaran Ekonomi World Water Forum Bisa Rp 1,5 Triliun

50.000 Wisatawan ke Bali, Sandiaga: Perputaran Ekonomi World Water Forum Bisa Rp 1,5 Triliun

Whats New
Biomassa Batang Singkong dan Karet Dikembangkan di Lampung

Biomassa Batang Singkong dan Karet Dikembangkan di Lampung

Whats New
LPEI Luncurkan Program CRDP untuk Putra-putri Terbaik yang Ingin Berkontribusi pada Ekspor Nasional

LPEI Luncurkan Program CRDP untuk Putra-putri Terbaik yang Ingin Berkontribusi pada Ekspor Nasional

Whats New
Equity Life dan BJB Hadirkan Asuransi Multi Protection, Apa Manfaatnya?

Equity Life dan BJB Hadirkan Asuransi Multi Protection, Apa Manfaatnya?

Whats New
KCIC Operasikan 48 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Selama Libur Panjang Waisak

KCIC Operasikan 48 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Selama Libur Panjang Waisak

Whats New
Lewat Inovasi ICT, Anak Usaha Semen Indonesia Bidik Potensi Akuisisi Pelanggan Baru

Lewat Inovasi ICT, Anak Usaha Semen Indonesia Bidik Potensi Akuisisi Pelanggan Baru

Whats New
Sistem Pengolah Sampah Jangjo Atasi Limbah Mal dan Perumahan di Jakarta

Sistem Pengolah Sampah Jangjo Atasi Limbah Mal dan Perumahan di Jakarta

Whats New
Catat, Ini Jadwal Seleksi SPMB PKN STAN 2024

Catat, Ini Jadwal Seleksi SPMB PKN STAN 2024

Whats New
Sistem Perpajakan yang Kompleks Jadi Tantangan Korporasi untuk Bayar Pajak

Sistem Perpajakan yang Kompleks Jadi Tantangan Korporasi untuk Bayar Pajak

Whats New
DAMRI Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

DAMRI Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

Whats New
Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Whats New
Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen meski Catatkan Laba Bersih pada 2023

Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen meski Catatkan Laba Bersih pada 2023

Whats New
Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Whats New
Libur Panjang Waisak, Kemenhub Ingatkan Bus Pariwisata yang Beroperasi Harus Laik Jalan dan Berizin

Libur Panjang Waisak, Kemenhub Ingatkan Bus Pariwisata yang Beroperasi Harus Laik Jalan dan Berizin

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com