Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Info Biaya Transfer BRI ke Bank Jatim di ATM dan BRImo

Kompas.com - 16/05/2024, 20:26 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Biaya transfer BRI ke Bank Jatim dikenakan sebesar Rp 6.500 apabila transaksi dilakukan di mesin ATM. Pengenaan biaya dilakukan karena tujuan transfer adalah rekening bank lain.

Biaya admin untuk transfer antar-bank sebesar Rp 6.500 bisa dibilang merupakan tarif yang umum untuk transaksi antar-bank yang berbeda di Indonesia. Untuk bank lain di luar BRI pun, tarif transfer antar-bank sama, yakni Rp 6.500.

Ini tentunya berbeda apabila transfer dilakukan ke rekening di bank yang sama. Misalnya dari rekening BRI ke BRI, maka tidak ada biaya yang dikenakan alias gratis.

Sementara bila menggunakan aplikasi mobile banking BRImo, biaya transfer BRI ke Bank Jatim juga dikenakan sebesar Rp 6.500. Biaya transfer lebih murah bila menggunakan BI Fast yakni sebesar Rp 2.500.

Baca juga: 3 Cara Cek Tabungan BRI Simpel Simpanan Pelajar

Mengutip laman resmi Bank BRI, bila nasabah menggunakan mesin ATM Bersama (Artajasa), untuk biaya transfer BRI ke Bank Jatim dikenakan sebesar Rp 6.500, begitu pun untuk biaya transfer Bank Jatim ke BRI di ATM Bersama, dikenakan biaya Rp 6.500.

Lalu bila nasabah menggunakan transaksi di jaringan ATM Prima, biaya admin transfer Bank Jatim ke BRI maupun dari BRI ke Bank Jatim juga sebesar Rp 6.500.

Biaya transfer BRI ke Bank Jatim di mesin ATM

Berikut rincian biaya transfer BRI menggunakan berbagai jaringan ATM

ATM BRI

  • Penarikan tunai: Gratis
  • Cek saldo: Gratis
  • Transfer ke sesama BRI: Gratis
  • Transfer ke rekening bank lain: Rp 6.500
  • Saldo tidak cukup: Gratis

ATM Bersama (Artajasa)

  • Penarikan tunai: Rp 7.500
  • Cek saldo: Rp 4.000
  • Transfer: Rp 6.500
  • Saldo tidak cukup: Rp 3.000

ATM Prima

  • Penarikan tunai: Rp 7.500
  • Cek saldo: Rp 4.000
  • Transfer: Rp 6.500
  • Saldo tidak cukup: Rp 2.500

ATM Link atau Himbara

  • Penarikan tunai: Gratis
  • Cek saldo: Gratis
  • Transfer ke sesama Himbara: Rp 4.000
  • Transfer ke bank non-Himbara: Rp 6.500
  • Saldo tidak cukup: Gratis

Baca juga: Tarik Tunai BCA di ATM BRI Kena Biaya Berapa?

Seputar Bank BRI dan Bank Jatim

Bank BRI adalah singkatan dari Bank Rakyat Indonesia, sebuah bank yang beroperasi di Indonesia. Bank ini didirikan pada tahun 1895 dan merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal jumlah nasabah dan jaringan cabang.

Sejak awal berdirinya, Bank BRI telah fokus pada pelayanan kepada masyarakat Indonesia, terutama pada sektor mikro, kecil, dan menengah. Bank BRI memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Sementara Bank Jatim merupakan salah satu bank daerah di Indonesia. Bank ini didirikan pada tanggal 17 Agustus 1961 dan berpusat di Surabaya, Jawa Timur.
Sebagai bank daerah, Bank Jatim memiliki fokus utama pada mendukung pembangunan daerah Jawa Timur dengan memberikan berbagai layanan perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Bank Jatim memiliki beragam produk dan layanan, mulai dari tabungan, kredit, investasi, hingga layanan perbankan digital, untuk memenuhi kebutuhan nasabahnya.

Jadi sudah tahu kan biaya transfer BRI ke Bank Jatim maupun sebaliknya untuk biaya transfer Bank Jatim ke BRI?

Biaya transfer BRI ke Bank Jatim yang berlaku saat ini adalah Rp 6.500, sementara untuk biaya transfer Bank Jatim ke BRI juga sama yakni Rp 2.500.Muhammad Idris/Money.kompas.com Biaya transfer BRI ke Bank Jatim yang berlaku saat ini adalah Rp 6.500, sementara untuk biaya transfer Bank Jatim ke BRI juga sama yakni Rp 2.500.

Baca juga: Update Kode Bank Jatim untuk Transfer di ATM

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Transaksi Pasar Saham AS ‘Lesu’, Saham-saham di Wall Street Tertekan

Transaksi Pasar Saham AS ‘Lesu’, Saham-saham di Wall Street Tertekan

Whats New
Hormati Proses Hukum oleh KPK, PGN Sebut Penanganan Kasus Korupsi Tak Ganggu Layanan Operasional

Hormati Proses Hukum oleh KPK, PGN Sebut Penanganan Kasus Korupsi Tak Ganggu Layanan Operasional

Whats New
'Sidak' Kementerian ESDM Temukan Elpiji Oplosan di Hotel dan Kafe di Jakarta, Bogor, Bali

"Sidak" Kementerian ESDM Temukan Elpiji Oplosan di Hotel dan Kafe di Jakarta, Bogor, Bali

Whats New
KPPU Awasi Layanan Operasi Starlink di RI

KPPU Awasi Layanan Operasi Starlink di RI

Whats New
Simak, Ini Daftar Stasiun untuk Pembatalan Tiket Kereta di Seluruh Indonesia

Simak, Ini Daftar Stasiun untuk Pembatalan Tiket Kereta di Seluruh Indonesia

Whats New
Keluh Kesah Karyawan soal Potongan Gaji Iuran Tapera: Memberatkan!

Keluh Kesah Karyawan soal Potongan Gaji Iuran Tapera: Memberatkan!

Whats New
Buntut Kasih Harga Promo, Starlink Bantah Lakukan Predatory Pricing

Buntut Kasih Harga Promo, Starlink Bantah Lakukan Predatory Pricing

Whats New
[POPULER MONEY] Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera | Buntut 60 Kloter Penerbangan 'Delay', Menhub Minta Garuda Berbenah

[POPULER MONEY] Keluh Kesah PNS yang Jadi Peserta Tapera | Buntut 60 Kloter Penerbangan "Delay", Menhub Minta Garuda Berbenah

Whats New
Gaji Komite Tapera Capai Rp 43 Juta Sebulan

Gaji Komite Tapera Capai Rp 43 Juta Sebulan

Whats New
PGN Buka Suara Usai Eks Petingginya Jadi Tersangka KPK

PGN Buka Suara Usai Eks Petingginya Jadi Tersangka KPK

Whats New
Warganet Keluhkan Layanan Digital Livin' by Mandiri yang Eror

Warganet Keluhkan Layanan Digital Livin' by Mandiri yang Eror

Whats New
MPMX Bakal Bagikan Dividen Rp 115 Per Saham

MPMX Bakal Bagikan Dividen Rp 115 Per Saham

Whats New
Ada 250 Standar yang Harus Dipenuhi Indonesia untuk Jadi Anggota OECD

Ada 250 Standar yang Harus Dipenuhi Indonesia untuk Jadi Anggota OECD

Whats New
Pesan Wapres untuk Jemaah Haji Aceh, Waspada Cuaca Panas hingga Bawa Air Minum

Pesan Wapres untuk Jemaah Haji Aceh, Waspada Cuaca Panas hingga Bawa Air Minum

Whats New
Industri Asuransi Jiwa Cetak Premi Rp 46 Triliun, Produk Tradisional Dominan

Industri Asuransi Jiwa Cetak Premi Rp 46 Triliun, Produk Tradisional Dominan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com