Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gara-gara Miskomunikasi, Petugas PT JAS Jatuh dari Pintu Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 17/05/2024, 05:30 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) mengkonfirmasi adanya petugas yang terjatuh dari pintu pesawat karena tidak melihat bahwa tangga udara (passenger boarding stairs) sudah digeser oleh pegawai yang lain.

Kejadian ini diketahui dari video yang diunggah akun X atau Twitter @txttrans******* pada Kamis (16/5/2024).

Pada video itu memperlihatkan sejumlah petugas ground handling tengah menggeser tangga udara dari pintu pesawat.

Namun dari arah dalam pesawat, tiba-tiba ada petugas yang mundur keluar pintu tanpa melihat tangga udara sudah bergeser dari posisi semula. Alhasil, petugas tersebut terjatuh dari pintu pesawat.

"Seorang petugas bandara di Indonesia terjatuh dari pesawat Airbus A320 TransNusa setelah selang beberapa detik tangganya digeser. Laporan dari media sosial petugas tersebut mengalami patah tulang & telah dirawat di rumah sakit," tulis akun X @txttrans*******.

Baca juga: Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Mengutip laman resmi PT JAS, kejadian tersebut terjadi pada pesawat TransNusa 8B 5110 rute Jakarta-Bali di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Senin (13/5/2024).

"Kami perlu memberikan keterangan resmi bahwa benar telah terjadi ground incident petugas PT JAS di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, pada saat persiapan penerbangan," ujar manajemen PT JAS dalam laman resminya, dikutip Jumat (17/5/2024).

Dijelaskan, kecelakaan tersebut terjadi karena miskomunikasi antara petugas flight coordinator (FC) dengan petugas passenger boarding stairs (PBS).

Kesalahan itu mengakibatkan petugas FC tidak mengetahui posisi PBS ketika hendak meninggalkan pesawat.

Baca juga: Mulai 1 April 2024 Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Terminal Khusus Umrah

 


Setelah kejadian tersebut, petugas FC langsung dilakukan tindakan dibawa ke emergency medical assistance di terminal bandara serta pemeriksaan lebih lanjut di RS Hermina Periuk, Tangerang.

"Kami sangat bersyukur FC kami tidak mengalami cedera berat setelah kejadian tersebut," kata manajemen.

Oleh karena itu, ke depannya PT JAS akan meningkat pengawasan demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, baik bagi pekerja maupun pengguna jasa PT JAS.

"Kami memohon maaf kepada seluruh pemangku kepentingan atas ketidaknyamanan ini. Kami berkomitmen kejadian serupa tidak terjadi lagi ke depannya," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com