Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Bahan Pokok Jumat 17 Mei 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Kompas.com - 17/05/2024, 08:16 WIB
Tim Kompas.com,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Daftar harga bahan pokok hari ini, Jumat 17 Mei 2024 di tingkat nasional mengalami kenaikan untuk beberapa bahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com dari panel harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah per kilogram hari ini mengalami kenaikan Rp 3.450 atau 7,36 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 43.430 menjadi Rp 46.880. Papua menyumbang kenaikan tertinggi, di mana harga cabai rawit merah hari ini dipatok Rp 120.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.540 atau 3,28 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 45.340. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga cabai rawit merah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 9.860 atau 21,03 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 56.740.

Harga bawang putih bonggol per kilogram juga mengalami kenaikan sebesar Rp 920 atau 2,10 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 42.900 menjadi Rp 43.820. Kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Tengah, dengan banderol harga total Rp 60.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 390 atau 0,89 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 43.430. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga bawang putih bonggol hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 10 atau 0,02 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 43.830.

Baca juga: Dampak Fluktuasi Harga Pangan Awal 2024

Daftar kenaikan harga pangan pokok

Berikut harga pangan yang mengalami kenaikan dalam satu hari terakhir:

  • Harga telur ayam ras naik menjadi Rp 31.260 per kilogram dari sebelumnya Rp 30.500.
  • Harga ikan tongkol naik dari Rp 31.400 menjadi Rp 32.160 per kilogram.
  • Kenaikan harga dari Rp 10.410 menjadi Rp 10.900 per kilogram terjadi pada tepung terigu (curah).
  • Harga beras premium naik menjadi Rp 15.770 per kilogram dari sebelumnya Rp 15.510.
  • Kenaikan harga dari Rp 13.480 menjadi Rp 13.600 per kilogram terjadi pada beras medium.
  • Kenaikan harga dari Rp 38.070 menjadi Rp 38.180 per kilogram terjadi pada daging ayam ras.
  • Harga tepung terigu kemasan (non-curah) naik menjadi Rp 13.480 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.370.
  • Harga jagung tk peternak naik dari Rp 5.680 menjadi Rp 5.730 per kilogram.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Kamis 16 Mei 2024, Harga Ikan Bandeng Turun

Daftar penurunan harga pangan pokok

Sementara itu, bahan pangan lainnya mengalami penurunan. Harga cabai merah keriting per kilogram mengalami penurunan paling tajam, yakni 3,73 persen atau turun Rp 1.640 dibanding kemarin, yakni dari Rp 45.600 menjadi Rp 43.960. Penurunan tertinggi terjadi di Riau, dengan banderol harga total Rp 63.330 per kilogram.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 4.320 atau 9,83 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 48.280. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga cabai merah keriting hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 11.420 atau 25,98 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 55.380.

Berikut harga pangan yang mengalami penurunan dalam satu hari terakhir:

  • Penurunan harga dari Rp 135.340 menjadi Rp 133.980 per kilogram terjadi pada daging sapi murni.
  • Harga bawang merah turun dari Rp 47.520 menjadi Rp 46.270 per kilogram.
  • Harga ikan kembung turun dari Rp 37.030 menjadi Rp 35.910 per kilogram.
  • Harga ikan bandeng turun dari Rp 33.000 menjadi Rp 32.050 per kilogram.
  • Harga kedelai biji kering (impor) turun menjadi Rp 11.890 per kilogram dari sebelumnya Rp 12.090.
  • Harga minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp 17.830 menjadi Rp 17.700 per liter.
  • Penurunan harga dari Rp 18.370 menjadi Rp 18.240 per kilogram terjadi pada gula konsumsi.
  • Harga minyak goreng curah turun dari Rp 15.790 menjadi Rp 15.660 per liter.
  • Penurunan harga dari Rp 11.530 menjadi Rp 11.450 per kilogram terjadi pada garam halus beryodium.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Whats New
Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Whats New
OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat 'Fintech Lending' Masih Rendah

OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat "Fintech Lending" Masih Rendah

Whats New
Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Whats New
Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Turun Tipis, Rupiah Bangkit

IHSG Ditutup Turun Tipis, Rupiah Bangkit

Whats New
HUT Jakarta, Kereta Cepat Whoosh Ada Diskon 20 Persen

HUT Jakarta, Kereta Cepat Whoosh Ada Diskon 20 Persen

Spend Smart
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,93 Miliar Dollar AS, Menko Airlangga: Didukung Sektor Nonmigas

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,93 Miliar Dollar AS, Menko Airlangga: Didukung Sektor Nonmigas

Whats New
Hadirkan Terobosan Baru, Wiejaya Plus Berikan Dukungan Lengkap untuk Klinik Kecantikan di Indonesia

Hadirkan Terobosan Baru, Wiejaya Plus Berikan Dukungan Lengkap untuk Klinik Kecantikan di Indonesia

Whats New
Rupiah Menguat, tetapi Masih di Atas Rp 16.300 per Dollar AS

Rupiah Menguat, tetapi Masih di Atas Rp 16.300 per Dollar AS

Whats New
Ekonom: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Laju Pertumbuhan Pasar Saham

Ekonom: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Laju Pertumbuhan Pasar Saham

Whats New
Pengamat Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Tren Pelemahan Permintaan Global

Pengamat Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Tren Pelemahan Permintaan Global

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com