Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Akan Revisi Aturan Penyaluran Bantuan Pangan

Kompas.com - 17/05/2024, 14:46 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan merevisi aturan penyaluran bantuan pangan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.

Arief menjelaskan dalam aturan itu akan ditambahkan poin bahwa bantuan pangan akan digelontorkan untuk pengentasan kemiskinan. Dengan begitu, siapa pun nanti jajaran pemerintahannya, program ini tetap akan jalan.

“Jadi bukan diubah sebenarnya, ditambahkan. Jadi untuk memastikan bantuan pangan itu nanti siapa pun menterinya, siapa pun kepala badannya, siapa pun direktur utama Bulognya, bantuan pangan secara spesifik untuk pengentasan kemiskinan, daerah rawan rentan pangan itu tetap berjalan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Baca juga: Bansos Beras Lanjut Setelah Juni? Airlangga: Belum Pernah Dibahas

“Dengan begitu nantinya akan terkoneksi dengan sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, jadi daerahnya mana, berapa banyak. Nanti akan spesifik intervensinya pemerintah,” sambungnya.

Arief bilang selama ini dalam Perpres Nomor 125 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah, bantuan pangan beras yang diberikan 10 kilogram beras per penerima, hanya disalurkan untuk kepada masyarakat berpenghasilan rendah, daerah rentan rawan pangan dan bencana.

Pemerintah pun akan tetap terus memperbaharui mengenai data penerima sebaru mungkin. Dengan begitu, diharapkan adanya revisi aturan itu angka kemiskinan di Indonesia bisa turun. “Akan kita update terus datang karena setiap bulan ada saja data baru masyarakat penerima entah itu karena dia sudah pindah atau bagaimana,” pungkasnya.

Baca juga: Ada Bansos dan Pemilu, Konsumsi Pemerintah Tumbuh Pesat ke Level Tertinggi Sejak 2006

Sebelumnya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai, program bantuan pangan beras 10 kilogram yang digelontorkan pemerintah sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berpendapatan rendah.

Bantuan pangan beras merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Program tersebut merupakan salah satu pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

Pemberian bantuan ini sudah dilakukan sejak awal 2023, dan dilanjutkan lagi pada 2024, yakni hingga Juni 2024. Berdasarkan Data P3KE Kemenko PMK, bantuan pangan beras 10 kg di 2024 disalurkan mulai Januari hingga Maret kepada 22 juta KPM.

Baca juga: Bapanas Ungkap Alasan HET Beras SPHP Naik

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Whats New
China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Whats New
Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Whats New
Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Whats New
Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Spend Smart
KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

BrandzView
Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Whats New
Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Whats New
BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

Whats New
3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

Spend Smart
KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

Whats New
Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com