Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengusaha Korea Jajaki Kerja Sama Kota Cerdas di Indonesia

Kompas.com - 17/05/2024, 17:01 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 13 perusahaan Korea melakukan tatap muka dengan 38 perusahaan Indonesia dalam rangka forum kerja sama bisnis untuk kota cerdas di ajang Korea-Indonesia Smart City Roadshow di Jakarta, Rabu (16/5/2024).

Tatap muka dalam forum kerja sama bisnis Indonesia-Korea ini diselenggarakan oleh KOTRA (Korea Trade-Investment Promotion Agency) Jakarta, bekerja sama dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Republik Korea.

Diharapkan dengan ajang ini, dapat memperluas kerja sama di sektor kota cerdas antara kedua negara.

Ajang ini juga untuk membantu Pemerintah Indonesia, yang saat ini aktif mempromosikan pengembangan kota cerdas sebagai sarana pertumbuhan baru, untuk mencapai tujuannya menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2045. Serta mengatasi masalah perubahan iklim dan perkotaan di Indonesia.

Baca juga: Tak Hanya Mineral dan Kendaraan Listrik, Investasi Korea di Indonesia Besar di Sektor Ini

Lee Jang-hee, Direktur KOTRA Jakarta, mengungkapkan harapannya bahwa roadshow ini akan menjadi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan Indonesia dan Korea dengan kemampuan teknologi yang sangat baik untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam pembangunan bersama.

“Komitmen KOTRA untuk terus mendukung kedua negara di garis terdepan dalam kerja sama ini,” terang Lee Jang-hee di Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Pada forum kerja sama Indonesia-Korea ini, turut pula dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Asosiasi Pengusaha TIK Indonesia

Forum ini memperkenalkan berbagai solusi kota cerdas seperti lampu jalan pintar, pusat kendali, sistem pencegahan bencana, serta cara-cara bagi pemerintah daerah untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek kota cerdas.

Baca juga: Upaya Kemenparekraf Jaring Wisatawan Asing di Korea Selatan

Perusahaan Indonesia

Sebanyak 38 perusahaan Indonesia terkemuka yang ikut dalam forum ini termasuk pemerintah daerah seperti Jakarta dan Semarang, serta perusahaan seperti Hutama Karya dan Wijaya Karya.

Setidaknya lebih dari 80 pertemuan telah terlaksana terkait partisipasi dalam proyek-proyek kota cerdas lokal.

Selain itu, enam perjanjian telah ditandatangani, yaitu empat Nota Kesepahaman (MoU) untuk kerja sama teknis antara perusahaan Korea dan Indonesia, satu Perjanjian Kerahasiaan (NDA) untuk kontrak kemitraan resmi, dan satu Pernyataan Minat antara perusahaan Korea dan Pemerintah Kota (LoI).

Baca juga: Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Perusahaan Korea

Perusahaan-perusahaan Korea yang berpartisipasi dalam roadshow ini adalah perusahaan-perusahaan smart city terkemuka dengan teknologi inti dan pengalaman di sektor Solusi Ketahanan Kota, Pencahayaan Cerdas, dan Solusi Manajemen Infrastruktur.

Mereka telah secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan di Indonesia, seperti pembentukan rencana induk Ibu Kota Nusantara (IKN), implementasi lampu jalan pintar di Makassar, dan penerapan sistem manajemen bencana di Banyumas.

Sebagai informasi, saat inj Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Republik Korea dan KOTRA mengoperasikan Pusat Kerja Sama Kota Cerdas (Smart City Cooperation Centers) di delapan lokasi (Nairobi, Tokyo, Riyadh, Manila, Warsawa, Bangkok, Bogota, dan Jakarta) untuk memfasilitasi eksplorasi kebutuhan lokal dan mendukung kerja sama timbal balik antara perusahaan Korea dan asing di sektor kota cerdas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com