Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
RPP KESEHATAN

Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Kompas.com - 20/05/2024, 16:45 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Dunia usaha dewasa ini memahami bahwa sumber daya manusia (SDM) merupakan aset berharga yang memegang kunci keberhasilan. Pengembangan SDM bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis.

Dengan terus mengembangkan potensi setiap individu, perusahaan mendorong pertumbuhan dan kemajuan serta menciptakan karyawan yang lebih kompeten, bermotivasi tinggi, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

SDM menjadi kunci bagi perusahaan, termasuk PT HM Sampoerna Tbk atau Sampoerna, untuk dapat bertahan selama satu abad lebih dan memiliki visi untuk terus berkarya selama seratus tahun berikutnya.

Pada sesi diskusi dengan awak media di Jakarta, Selasa (14/5/2024), Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi menegaskan bahwa pengembangan SDM merupakan kunci bagi Sampoerna untuk terus bertumbuh lewat inovasi. Upaya tersebut juga menjadi bentuk peran aktif Sampoerna dalam berkontribusi bagi perekonomian nasional.

“Kami percaya, dengan melakukan pembinaan SDM yang kuat, kami dapat berinovasi dalam hilirisasi produk. Inovasi itu selalu terkait erat dengan kualitas SDM,” kata dia.

Keseriusan Sampoerna dalam pengembangan SDM juga sejalan dengan Falsafah Tiga Tangan. Lewat falsafah ini, lanjutnya, Sampoerna berkomitmen penuh untuk memberikan kontribusi nyata kepada konsumen dewasa, karyawan, mitra usaha dan pemegang saham, serta masyarakat luas.

Baca juga: Presdir Baru Sampoerna Ivan Cahyadi, Bukti Nyata Konsistensi Sampoerna Kembangkan SDM

Ivan merinci, pengembangan SDM yang dilakukan Sampoerna tak hanya menyasar kalangan internal, tetapi juga eksternal, yaitu mitra usaha dan masyarakat luas.

“Kalangan eksternal ini meliputi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga petani tembakau dan cengkih di Indonesia,” jelas pria yang sudah berkarier di Sampoerna sejak 1996 itu.

Buka luas kesempatan karier

Untuk kalangan internal, lanjutnya, Sampoerna memberikan para karyawannya pelatihan pengembangan diri dan kesempatan berkarier yang luas.

Pengembangan diri karyawan diimplementasikan lewat banyak pelatihan, mulai dari core skill, manajemen kinerja, hingga program skills for future yang menyelenggarakan pelatihan lewat kerja sama dengan sejumlah lembaga kredibel, baik di dalam maupun luar negeri.

“Lewat pelatihan-pelatihan itu, Sampoerna mendorong karyawan agar dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya sehingga bisa berkontribusi bagi perusahaan dan masyarakat,” tutur Ivan.

Ivan melanjutkan, kesempatan berkarier yang luas juga diberikan korporasi dengan berpegang teguh pada komitmen diversity, equity, and inclusion (DEI) yang tidak membedakan gender, ras, agama, dan latar belakang.

Ivan sendiri menjadi salah satu bukti nyata konsistensi Sampoerna dalam memberikan kesempatan berkarier yang luas.

Baca juga: Putera Sampoerna Foundation Padukan Kurikulum Merdeka dan Global

Dia menceritakan, pada empat tahun pertama berkiprah di Sampoerna, Ivan dirotasi ke berbagai posisi di sejumlah lini, mulai dari human resources, information technology (IT), pabrik, sales, marketing, hingga finance.

Menurutnya, rotasi tersebut merupakan bentuk kesempatan besar yang diberikan perusahaan kepada talenta muda dan berbakat untuk mengembangkan karier ke ranah yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com