Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Kompas.com - 20/05/2024, 17:46 WIB
Elsa Catriana,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog mencatat jumlah stok beras pemerintah yang saat ini ada di gudang Bulog sudah mencapai 1,85 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurti mengungkapkan, dari total angka itu jumlah yang diambil dari penyerapan lokal hanya mencapai 535.000 ton. Sementara sisanya dari pengadaan impor.

“Bulog sekarang memiliki yang cukup besar, stok bulog 1,85 juta ton untuk beras. Saya bisa sampaikan bahwa total pengadaan Bulog per hari ini itu sudah mencapai 535.000 ton setara beras atau kurang lebih 1.050.000 ton setara gabah,” ujarnya saat mengunjungi MRRP Bulog di Karawang, Senin (20/5/2024).

Baca juga: Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Jumlah total cadangan beras pemerintah (CBP) itupun diprediksi akan menurun seiring disalurkannya kembali bantuan pangan beras 10 kilogram yang akan diberikan kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan ini pun akan berlangsung selama 3 bulan mendatang yakni April, Mei, hingga Juni mendatang.

Walau demikian pihaknya menargetkan akan menyerap sebanyak 600.000 ton beras petani hingga akhir Mei ini. Target tersebut jauh lebih banyak jika dibandingkan dari serapan panen raya tahun 2022.

Baca juga: Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Adapun mengutip dari Kerangka Sampel Area (KSA), BPS memprediksi total produksi beras selama Mei dan Juni akan turun.

Di akhir Mei, jumlah produksi beras nasional diperkirakan mencapai 3,19 juta ton. Kemudian produksi di bulan Juni diprediksi pada angka 2,12 juta ton. BPS juga memprediksi akan terjadi potensi defisit beras sebesar 0,45 juta ton pada Juni 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Menteri PPN Sebut Masih Ada Pejabat Eselon I Terima Bansos

Menteri PPN Sebut Masih Ada Pejabat Eselon I Terima Bansos

Whats New
Saham Bank-bank Besar Terkoreksi, OJK: Lumrah dan Sejalan dengan Mekanisme Pasar

Saham Bank-bank Besar Terkoreksi, OJK: Lumrah dan Sejalan dengan Mekanisme Pasar

Whats New
E-commerce Makin Ngetren, Ini Wujud Transformasi Perusahaan Jasa Logistik

E-commerce Makin Ngetren, Ini Wujud Transformasi Perusahaan Jasa Logistik

Whats New
Emiten Kertas TKIM Bakal Tebar Dividen Rp 77,8 Miliar

Emiten Kertas TKIM Bakal Tebar Dividen Rp 77,8 Miliar

Whats New
Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Siapkan Investasi 6,2 Miliar Dollar AS pada 2029

Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Siapkan Investasi 6,2 Miliar Dollar AS pada 2029

Whats New
Link Cek Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2024

Link Cek Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2024

Whats New
INKP Bakal Tebar Dividen Rp 273,5 Miliar

INKP Bakal Tebar Dividen Rp 273,5 Miliar

Whats New
AI Jadi 'Sephia' di Tempat Kerja: Benci tapi Rindu

AI Jadi "Sephia" di Tempat Kerja: Benci tapi Rindu

Whats New
P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

Whats New
Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Whats New
PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

Whats New
Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku 'Micromanagement'

Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku "Micromanagement"

Work Smart
Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Whats New
Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Whats New
Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com