Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Kompas.com - 20/05/2024, 17:58 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mendukung transformasi kesehatan di bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI, Binawan menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang untuk meningkatkan keterampilan kerja sesuai dengan taraf internasional.

“Tentunya terima kasih untuk tim dari RSUP dr Kariadi sudah berkolaborasi dengan Binawan untuk meningkatkan mutu tenaga kesehatan Indonesia," kata Said Alwaini, CEO Binawan Group dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2024).

Menurut Said, kerja sama ini menjadi pilot project untuk program penempatan tenaga kesehatan di luar negeri, tidak hanya menempatkan tetapi juga melatih bahasa Inggris.

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2024 Fokus pada Guru dan Tenaga Kesehatan, Berikut Rinciannya

Ilustrasi rumah sakit, layanan kesehatan.SHUTTERSTOCK/POPTIKA Ilustrasi rumah sakit, layanan kesehatan.

"Skills yang sesuai dengan kualitas global dan mendapatkan eksposur dari luar negeri,” ujar Said.

Misi utama dari Binawan tidak sebatas penempatan tenaga kerja profesional saja tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan serta misi yang lebih besar yaitu transfer of knowledge alias transfer pengetahuan yang dapat membangun sistem kesehatan Indonesia yang jauh lebih baik dengan standar internasional.

Program Capacity Building ini diterapkan untuk tenaga kesehatan khususnya Perawat dan Bidan serta untuk internal karyawan dari RSUP dr Kariadi.

Dalam prosesnya, tenaga kesehatan fresh graduate akan melakukan on the job training selama 12 bulan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris beserta medical english agar dapat bersaing secara global.

Baca juga: Pemerintah Kuwait Ingin Rekrut Tenaga Kesehatan hingga Sopir Bus Asal Indonesia

Upaya ini tentunya akan selaras dengan arahan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yakni untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mutu tenaga kesehatan Indonesia.

Dalam program ini ditargetkan 30 Perawat dan Bidan lulusan baru dapat mengikuti capacity building dan juga job matching di negara-negara seperti Timur Tengah, Eropa, Australia, Jepang dan lainnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com