Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Emas Terbaru 21 Mei 2024 di Pegadaian

Kompas.com - 21/05/2024, 12:00 WIB
Tim Kompas.com,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

Harga emas batangan Antam pada hari ini, tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Emas dengan berat 1 gram dibanderol seharga Rp 1.398.000. Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 751.000 sedangkan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 2.733.000.

Tidak hanya emas batangan Antam, harga emas batangan dari UBS juga mengalami kenaikan yang mencolok. Emas UBS dengan berat 1 gram dijual seharga Rp 1.369.000. Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 730.000, dan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 2.716.000.

Pegadaian juga menyediakan berbagai jenis emas batangan Antam dengan harga terbaru tiap harinya.

Baca juga: ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

 

Berikut adalah rincian harga emas Antam, UBS, dan Galeri-24 hari ini menurut laman Galeri 24:

Harga emas Antam pada Selasa 21 Mei 2024:

  • 0.5 gram: Rp 751.000
  • 1 gram: Rp 1.398.000
  • 2 gram: Rp 2.733.000
  • 3 gram: Rp 4.074.000
  • 5 gram: Rp 6.755.000
  • 10 gram: Rp 13.454.000
  • 25 gram: Rp 33.505.000
  • 50 gram: Rp 66.928.000
  • 100 gram: Rp 133.775.000
  • 250 gram: Rp 334.166.000
  • 500 gram: Rp 668.116.000
  • 1000 gram: Rp 1.336.190.000

Baca juga: Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Senin 20 Mei 2024

Harga emas UBS pada Selasa 21 Mei 2024:

  • 0.5 gram: Rp 730.000
  • 1 gram: Rp 1.369.000
  • 2 gram: Rp 2.716.000
  • 5 gram: Rp 6.710.000
  • 10 gram: Rp 13.348.000
  • 25 gram: Rp 33.305.000
  • 50 gram: Rp 66.472.000
  • 100 gram: Rp 132.890.000
  • 250 gram: Rp 332.126.000
  • 500 gram: Rp 663.470.000

Harga emas Galeri-24 pada Selasa 21 Mei 2024:

  • 0.5 gram: Rp 729.000
  • 1 gram: Rp 1.352.000
  • 2 gram: Rp 2.653.000
  • 5 gram: Rp 6.541.000
  • 10 gram: Rp 12.992.000
  • 25 gram: Rp 32.447.000
  • 50 gram: Rp 64.841.000
  • 100 gram: Rp 129.668.000
  • 250 gram: Rp 323.913.000
  • 500 gram: Rp 647.825.000
  • 1000 gram: Rp 1.295.650.000
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

P2MI: Masyarakat Jangan Lagi Termakan Pesan Berantai soal Daftar Makanan dan Bumbu Masak Tidak Halal

Whats New
Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Whats New
PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

PYFA Resmi Akuisisi 100 Persen Saham Perusahaan Farmasi Australia

Whats New
Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku 'Micromanagement'

Waspada, Ini 15 Ciri-ciri Atasan Pelaku "Micromanagement"

Work Smart
Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Gandeng Baznas, Mitratel Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Terluar Indonesia

Whats New
Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Pemerintah Bangun Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang II Senilai Rp 3 Triliun

Whats New
Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Rupiah Melemah Lagi di Atas 16.400, Simak Kurs Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

Whats New
Bea Cukai Tahan Ribuan Kontainer, ERP Jadi Solusi Tepat bagi Importir

Bea Cukai Tahan Ribuan Kontainer, ERP Jadi Solusi Tepat bagi Importir

Whats New
PLN IP Pakai Limbah Uang Kertas Jadi Bahan Bakar PLTU Bengkayang

PLN IP Pakai Limbah Uang Kertas Jadi Bahan Bakar PLTU Bengkayang

Whats New
Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Whats New
Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Whats New
Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Whats New
Usai Cetak Rekor 'Marketing Sales' pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Usai Cetak Rekor "Marketing Sales" pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Whats New
Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Whats New
IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com