Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

J Trust Bank Bidik 10 Persen Penyaluran KPR Baru di Industri Perbankan

Kompas.com - 21/05/2024, 16:58 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank JTrust Indonesia Tbk atau J Trust Bank terus mendorong kinerja lini bisnis mortgage atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Perseroan menargetkan dapat membidik 10 persen dari total penyaluran KPR baru di industri perbankan sejak tahun 2020.

Untuk mendukung rencana tersebut, J Trust Bank membangun kemitraan dengan menggandeng pengembang-pengembang perumahan besar dengan proyek perumahan berlokasi di Jabodetabek dan beberapa kota besar lain di Indonesia, termasuk di dalamnya proyek perumahan ramah lingkungan.

Baca juga: Pemerintah Kaji Skema KPR Subsidi Buat Pekerja Gaji Rp 8 Juta-Rp 15 Juta

Ilustrasi perjanjian kredit, kredit pemilikan rumah (KPR). SHUTTERSTOCK/STASIQUE Ilustrasi perjanjian kredit, kredit pemilikan rumah (KPR).

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan program KPR bunga rendah, mulai dari 2,95 persen fixed rate 1 tahun dengan syarat ketentuan berlaku.

"Tenor KPR kami juga tersedia hingga 30 tahun sebagai bentuk dukungan J Trust Bank kepada kelompok usia milenial dan Gen Z atau first home buyer," ujar Fukadai dalam keterangan tertulis, Selasa (21/5/2024).

Fukadai menyatakan, perseroan senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian. Kredit J Trust Bank terus tumbuh dengan rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) pada kuartal I 2024 yang juga semakin baik.

"NPL net J Trust Bank berada di level 0,67 persen dengan permodalan bank yang kuat yaitu Rasio Kecukupan Modal sebesar 13,13 persen posisi Maret 2024," ungkap dia.

Baca juga: Tips Memilih Bank untuk KPR agar Tidak Menyesal

J Trust Bank melanjutkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 44,02 miliar dalam laporan keuangan kuartal I 2024.

Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar Rp 26,10 triliun dari sebelumnya Rp 20,05 triliun atau tumbuh 30,15 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com