Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Demi Jaga Integritas Perkebunan, Kementan Adakan Sosialisasi SPI

Kompas.com - 21/05/2024, 21:09 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) terus berusaha menjaga integritas perkebunan dengan menggelar sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI).

Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menyelenggarakan sosialisasi internal soal pemahaman antikorupsi.

“Saya minta semua untuk menjadikan momentum kegiatan pagi hari ini sebagai perbaikan menyeluruh program dan aktivitas di lingkup Ditjenbun, tidak hanya sekadar komitmen. Mari saling menjaga,” tegas Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Andi Nur Alam Syah lewat siaran persnya, Selasa (21/5/2024).

Hal tersebut disampaikan Andi Nur saat memberikan di Auditorium Gedung F Kementan, Selasa.

Ditjenbun, sebutnya, berkomitmen memastikan seluruh kegiatan mencerminkan nilai-nilai akuntabel dan transparan.

Baca juga: Pacu Produksi Padi Banten, Ditjenbun Kementan Tanam Padi Gogo di Lebak dan Serang

Pada 2023, Ditjenbun mendukung ketercapaian program-program Kementan. Salah satunya Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Industri, dan Dukungan Manajemen.

"Terdapat dua sasaran yang dimandatkan Ditjenbun, yakni meningkatnya nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian, serta terwujudnya birokrasi Kementan yang efektif dan efisien, serta anggaran yang akuntabel," jelasnya.

Dia menjelaskan, dari enam indikator kerja yang ada, total ada lima indikator kinerja yang telah mencapai atau melampaui target pada 2023.

Bahkan, ia menyebutkan, selama 2020-2024, Ditjenbun memiliki program peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan. Daya saing komoditas pertanian pun disebut terus meningkat.

"Kemudian, Ditjenbun juga ingin agar birokrasi Kementan bisa lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima, sehingga anggaran bisa akuntabel dan berkualitas," ucapnya.

Baca juga: Ditjenbun Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional melalui Program PASTI

Meski demikian, Andi Nur mengakui bahwa banyak tantangan yang dihadapi untuk mencapai tujuan dan sasaran program-program yang ada.

"Utamanya dalam proses pelaksanaannya. Kemungkinan risiko yang timbul bisa menghambat kegiatan perlu diantisipasi," tuturnya.

Ditjenbun menyelenggarakan sosialisasi peningkatan nilai-nilai integritas, Selasa (21/5/2024).DOK. Kementan Ditjenbun menyelenggarakan sosialisasi peningkatan nilai-nilai integritas, Selasa (21/5/2024).

APBN Ditjenbun selama 2020-2024

Ia menjelaskan, selama kurun waktu 2020-2024, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Ditjenbun telah direalisasikan untuk mengembangkan kawasan seluas 305.450 hektar.

Rincian komoditas yang dikembangkan, antara lain kopi, kelapa, jambu mete, kakao, karet, sagu, tebu, lada, pala, cengkeh, aren, teh, pinang, vanili, kayu manis, kelor, nilam, serai wangi, tembakau, hingga kapas.

"Ditjenbun berupaya memperbaiki tanaman perkebunan yang telah rusak, tua, atau tidak menghasilkan, dengan mengganti tanaman lewat kegiatan peremajaan atau rehabilitasi," tuturnya.

Baca juga: Raih Omzet Rp 1,1 Miliar Per Tahun, Co-Founder Minang Kakao: Ditjenbun Bantu Branding dan Pemasaran

Halaman:


Terkini Lainnya

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Whats New
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Whats New
Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com