Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Sebut Kenaikan TBA Tiket Pesawat Tunggu Momen yang Tepat

Kompas.com - 22/05/2024, 11:46 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menahan kenaikan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat yang diusulkan maskapai-maskapai dalam negeri.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, sampai saat ini Kemenhub telah melakukan banyak pembahasan dengan maskapai dan telah mempertimbangkan usulan maskapai untuk menaikkan TBA.

Namun, Kemenhub menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk merevisi aturan TBA yang sudah empat tahun tidak berubah. Adapun TBA diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 106 Tahun 2019.

"Diskusinya ada, masukan tetap kita dengar, tetapi pasti kita harus cari momentum yang tepat, waktu yang tepat juga untuk melakukan penyesuaian (TBA tiket pesawat)," ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center, Selasa (21/5/2024).

Baca juga: Ditanya soal Iuran Pariwisata via Tiket Pesawat, Kemenhub: Kami Fokus Atur TBA dan TBB

Adita melanjutkan, aturan mengenai TBA tiket pesawat tidak hanya mempertimbangkan kondisi maskapai, tetapi juga masyarakat.

Kemenhub ingin apabila nantinya regulasi TBA harus direvisi, aturan tersebut dapat menjaga keberimbangan antara kepentingan maskapai, industri penerbangan, dan masyarakat.

"Sampai saat ini sebenarnya diskusinya sudah ada. Tetapi kita juga melihat situasi bagi kalangan pengguna itu sendiri. Jadi kita jaga keberimbangannya," jelas Adita.

Dia juga belum dapat memastikan apakah penyesuaian TBA tiket pesawat ini akan direalisasikan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau pemerintahan selanjutnya yang akan dipimpin Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming,

Meski demikian, Adita memastikan penyesuaian TBA tiket pesawat ini masih belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Sampai saat ini memang belum ada rencana menaikkan dalam waktu dekat," tegasnya.

Baca juga: Garuda Indonesia Pastikan Harga Tiket Pesawat Tak Langgar TBA Selama Mudik Lebaran 2024

 


Sebagai informasi, setelah sebelumnya usulan maskapai untuk menghapus aturan TBA tiket pesawat ditolak pemerintah, maskapai kemudian meminta agar Kemenhub menaikkan aturan TBA tiket pesawat.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, dengan direvisi ke atas TBA tiket pesawat, maka maskapai bisa menetapkan harga tiket pesawat lebih leluasa.

Adapun TBA yang ada dalam beleid tersebut tidak mengalami kenaikan sejak diterbitkan pada 2019 sedangkan saat ini kondisi dan kurs rupiah sudah banyak berubah.

"Kasih roof (batasan atas) yang tinggi aja, bukan dihilangkan, dikasih roof yang tinggi aja gitu kan. Kalau misalkan sekarang TBA-nya Rp 1 juta, kasih roof aja Rp 5 juta. Kita juga kan enggak mungkin jual Rp 6 juta kan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Baca juga: Menhub Ancam Denda Maskapai Nakal yang Nekat Langgar TBA Tiket Pesawat

Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com