Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

Kompas.com - 22/05/2024, 13:05 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda).

Langkah tersebut diambil berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-42/D.03/2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda).

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Sumarjono mengatakan, pencabutan izin usaha PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) merupakan bagian tindakan pengawasan yang dilakukan OJK untuk terus menjaga dan memperkuat industri perbankan serta melindungi konsumen.

Baca juga: BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

Pada 13 Desember 2023, OJK telah menetapkan PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) dalam status pengawasan Bank Dalam Penyehatan dengan pertimbangan Tingkat Kesehatan (TKS) memiliki predikat Tidak Sehat.

Kemudian pada 30 April 2024, OJK menetapkan PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) dalam status pengawasan Bank Dalam Resolusi.

Hal itu mempertimbangkan, OJK telah memberikan waktu cukup kepada direksi BPR termasuk kuasa pemilik modal untuk melakukan upaya penyehatan termasuk.

Baca juga: Izin BPR Melantai di Bursa, Asosiasi: Peluang itu Pasti Ada

Itu juga termasuk mengatasi permasalahan batas maksimum pemberian kredit, permodalan, dan likuiditas sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28 Tahun 2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah.

"Namun demikian direksi dan kuasa pemilik modal BPR tidak dapat melakukan penyehatan BPR," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (22/5/2024).

Selanjutnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tidak melakukan penyelamatan terhadap PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) dan meminta kepada OJK untuk mencabut izin usaha BPR.

Baca juga: BPR yang Mau Melantai di Bursa Wajib Penuhi Ini

Menindaklanjuti permintaan LPS tersebut, OJK berdasarkan Pasal 19 POJK di atas, melakukan pencabutan izin usaha PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda).

Dengan pencabutan izin usaha ini, LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

"OJK mengimbau kepada nasabah BPR agar tetap tenang karena dana masyarakat di Perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandas Sumarjono

Baca juga: BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

Sebagai informasi, PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) beralamat di Jalan A.Yani No. 62 RT 001 RW 005 Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya, OJK telah mencabut 11 izin usaha BPR sepanjang tahun ini, yakni BPR Bali Artha Anugrah di Kudus, BPRS Saka Dana Mulia di Kudus, BPR Bali Artha Anugrah di Bali, BPR Sembilan Mutiara di Sumatra Barat, BPR Usaha Madani Karya Mulia di Surakarta, BPR Wijaya Kusuma di Madiun, BPRS Mojo Artho di Mojokerto, BPR Bank Pasar Bhakti di Sidoarjo, Perumda BPR Bank Purworejo, BPR EDCASH di Tangerang, dan BPR Aceh Utara di Aceh.

Pada 2023, OJK telah mencabut izin usaha 4 BPR lain yakni BPR Bagong Inti Marga (BIM) di Jawa Timur, Perumda BPR Karya Remaja Indramayu (BPR KRI) di Jawa Barat, BPR Indotama UKM Sulawesi, dan BPR Persada Guna di Jawa Timur.

Baca juga: OJK Beri Izin BPR Masuk Pasar Modal, Simak Syaratnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Perputaran Uang Ajang MotoGP dan ARRC 2024 Ditargetkan Capai Rp 4 Triliun

Whats New
China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Whats New
Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Investor Beralih ke Dollar AS, Harga Bitcoin Terperosok

Whats New
Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Kejar Target Tutup Atap Akhir 2024, Adhi Karya Kebut Pembangunan Struktur LRT City Cibubur

Whats New
Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Cara Memblokir ATM yang Hilang Online dari HP Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 22 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Sabtu 22 Juni 2024

Spend Smart
KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

KB Bank Luncurkan Kartu Debit KBstar untuk Kemudahan dan Fleksibilitas Nasabah

BrandzView
Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Penjualan Kendaraan Lesu, Adira Finance Genjot Pembiayaan Multiguna

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Harga Bahan Pokok Sabtu 22 Juni 2024: Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Jagung Tk Peternak

Whats New
Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Empat Tantangan Energi di Indonesia, dari Aksesibilitas hingga Keberlanjutan

Whats New
BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

BEI Ubah 4 Poin dalam Aturan Papan Pemantauan Khusus

Whats New
3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

3 Cara Blokir ATM BRI dari HP Tanpa ke Kantor Cabang

Spend Smart
KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Kualifikasinya

Whats New
Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Tak Hanya Roatex, MLFF Bakal Dikelola oleh Jasa Marga hingga Hutama Karya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com