Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengetahui Faskes BPJS Kita di Mana lewat HP

Kompas.com - 25/05/2024, 23:36 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Cara mengetahui faskes BPJS kita dimana dapat dilakukan dengan mudah. Anda hanya perlu membuka smartphone dan mengakses aplikasi Mobile JKN. 

Fasilitas kesehatan atau faskes adalah tempat berobat peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan pilihan saat mendaftar. Faskes BPJS Kesehatan sendiri terdiri dari tiga tingkatan, yaitu faskes tingkat 1, faskes tingkat 2, dan faskes tingkat lanjutan.

Adapun faskes tingkat 1 terdiri dari puskesmas atau yang setara, praktik dokter, praktik dokter gigi, klinik pratama atau yang setara, dan Rumah Sakit Kelas D atau yang setara.

Baca juga: Cara Ganti PIN ATM BCA, Mudah dan Praktis

Faskes BPJS Kesehatan ini akan menjadi tujuan pertama saat peserta membutuhkan layanan kesehatan. Jika faskes 1 tidak bisa memenuhi layanan yang dibutuhkan, maka mereka akan mengeluarkan surat rujukan.

Lantas, bagaimana cara mengetahui faskes BPJS kita dimana?

Cara cek faskes BPJS melalui aplikasi Mobile JKN

Nah, berikut adalah langkah-langkah atau cara mengetahui faskes BPJS kita dimana melalui aplikasi: 

  • Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
  • Buka aplikasi, dan klik "Register" untuk pendaftaran akun.
  • Anda akan diminta untuk mengisi form identitas diri seperti nomor kartu BPJS, nomor KTP, tanggal lahir, nama depan ibu kandung, email, nomor handphone, dan password. Ikuti petunjuknya hingga proses verifikasi via email selesai.
  • Jika sudah terverifikasi, buka kembali aplikasi Mobile JKN
  • Ketuk menu "Info Peserta"
  • Halaman aplikasi akan menampilkan data peserta meliputi nama lengkap, nomor peserta, kategori kepesertaan, tanggal lahir, dan info faskes 1
  • Cek pada baris "Faskes 1" untuk mengetahui lokasi faskes yang Anda daftarkan

Baca juga: Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Demikian, informasi seputar cara mengetahui faskes BPJS kita dimana melalui aplikasi Mobile JKN dengan mudah. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Menteri ESDM Sebut Izin Kelola Tambang NU Bisa Terbit Tahun Ini

Whats New
Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Impor Indonesia Mei 2024 Turun, Ini Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Turun Tipis, Rupiah Bangkit

IHSG Ditutup Turun Tipis, Rupiah Bangkit

Whats New
HUT Jakarta, Kereta Cepat Whoosh Ada Diskon 20 Persen

HUT Jakarta, Kereta Cepat Whoosh Ada Diskon 20 Persen

Spend Smart
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,93 Miliar Dollar AS, Menko Airlangga: Didukung Sektor Nonmigas

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,93 Miliar Dollar AS, Menko Airlangga: Didukung Sektor Nonmigas

Whats New
Hadirkan Terobosan Baru, Wiejaya Plus Berikan Dukungan Lengkap untuk Klinik Kecantikan di Indonesia

Hadirkan Terobosan Baru, Wiejaya Plus Berikan Dukungan Lengkap untuk Klinik Kecantikan di Indonesia

Whats New
Rupiah Menguat, tetapi Masih di Atas Rp 16.300 per Dollar AS

Rupiah Menguat, tetapi Masih di Atas Rp 16.300 per Dollar AS

Whats New
Ekonom: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Laju Pertumbuhan Pasar Saham

Ekonom: Pelemahan Rupiah Pengaruhi Laju Pertumbuhan Pasar Saham

Whats New
Pengamat Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Tren Pelemahan Permintaan Global

Pengamat Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Tren Pelemahan Permintaan Global

Whats New
Pelindo Layani Pelayaran Perdana Resort World Cruises, Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Salah Satu Homeportnya

Pelindo Layani Pelayaran Perdana Resort World Cruises, Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Salah Satu Homeportnya

Whats New
Dollar AS Terus Tekan Rupiah, Ini Penyebabnya Menurut Ekonom

Dollar AS Terus Tekan Rupiah, Ini Penyebabnya Menurut Ekonom

Whats New
Pupuk Organik Bersubsidi Akan Disalurkan Agustus 2024

Pupuk Organik Bersubsidi Akan Disalurkan Agustus 2024

Whats New
Idul Adha, Prudential Syariah Salurkan Hewan Kurban Senilai Lebih dari Rp 127 Juta

Idul Adha, Prudential Syariah Salurkan Hewan Kurban Senilai Lebih dari Rp 127 Juta

Whats New
ESDM: Kelanjutan Harga Gas Murah untuk Industri Masih Tunggu Jokowi

ESDM: Kelanjutan Harga Gas Murah untuk Industri Masih Tunggu Jokowi

Whats New
Gara-gara Infrastruktur Pipa Belum Tersambung, Jabar Kekurangan Pasokan Gas saat Jatim Kelebihan

Gara-gara Infrastruktur Pipa Belum Tersambung, Jabar Kekurangan Pasokan Gas saat Jatim Kelebihan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com