Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BRI Life Fokus Pasarkan Produk Asuransi Tradisional, Unitlink Tinggal 10 Persen

Kompas.com - 28/05/2024, 16:42 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) melaporkan, saat ini produk unitlink atau produk asuransi yang dikaitkan investasi (PAYDI) tinggal memiliki porsi senilai 10 persen dari total portofolio perusahaan sampai kuartal I-2024. Dengan kata lain, produk asuransi tradisional mendominasi dengan total portofolio 90 persen.

Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto menjelaskan, dua tahun lalu produk unitlink di BRI Life masih mendominasi sekitar 80 persen dari total portofolio.

"Tinggal 10 persen yang ada di unitlink dan PAYDI ini. Sementara 90 persen ada diproduk tradisional," kata dia dalam konferensi pers paparan kinerja BRI Life kuartal I-2024, Selasa (28/5/2024).

Baca juga: BRI Salurkan KUR Rp 59,96 Triliun per April 2024

Ia menambahkan, BRI Life akan mulai menggarap sektor prioritas mulai tahun ini. Hal tersebut juga diharapkan dapat mendorong pengumpulan premi produk asuransi unitlink.

Segmen ini dinilai memiliki konsumen yang relatif cukup paham tentang manfaat dan karakteristik produk unitlink. Hal itu dibarengi dengan penjualan yang lebih selektif pada segmen konsumen yang lebih tinggi atau yang lebih teredukasi.

"Kami lihat produk ini ada juga nanti di segmen prioritas. Kami lihat produk ini akan menyasar segmen berbeda. Kami cukup percaya diri menjual unitlink didukung dengan aturan OJK yang sudah ada," imbuh dia.

Baca juga: BRI Life Beri Asuransi untuk Peserta dan Sopir Bus Program Mudik Asyik Bareng BUMN

Dalam dua tahun belakangan, ia bilang penjualan produk unitlink menemui banyak tantangan yang membuat perusahaan asuransi lebih berhati-hati dalam melakukan pemasaran.

Aris bilang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengeluarkan peraturan yang lebih ketat untuk melindungi konsumen. Selain itu, ia menerangkan, unitlink ini membuat penjualan premi baru atau annualized premium equivalent (APE) industri sedikit terkontraksi.

"Karena boleh dibilang, dua tahun lalu asuransi masih banyak jualan unitlink dan ternyata mau tidak mau harus pindah ke tradisional," ungkap Aris.

Baca juga: BRI Life Bukukan Premi Asuransi Mikro Rp 743,12 Miliar Sepanjang 2023

BRI Life sendiri telah memulai langkah untuk memaksimalkan asuransi tradisional dibandingkan produk unitlink sejak dua tahun lalu.

Sebagai informasi, melaporkan laba bersih senilai Rp 149,3 miliar sepanjang kuartal I-2024. Angka itu naik 33 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 112,2 miliar.

Sementara itu, total premi BRI Life di kuartal I-2024 tercatat senilai Rp 1,7 triliun pada kuartal I-2024. Angka itu mengalami penurunan 15,6 persen secara tahunan dibandingkan dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 2,1 triliun.

Baca juga: BRI Life Cetak Laba Bersih Rp 535,2 Miliar Sepanjang 2023

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com