Ketua PPDI Baru Konsentrasi Regenerasi

Kompas.com - 21/03/2009, 03:09 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Ketua umum baru Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Dedi Sjahrir Panigoro, menyatakan, target politiknya adalah pada proses regenerasi kepartaian. Tujuannya lebih diutamakan untuk kesiapan menghadapi Pemilu 2014 nanti.

Dedi Panigoro menggantikan Ketua Umum PPDI Mentik Budiwiyono, setelah digelar Rapat Pimpinan Nasional PPDI di Jakarta, 4-5 Maret 2009. Pada kesempatan itu Mentik memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

”Setelah mengundurkan diri, Pak Mentik tetap bersedia menjadi juru kampanye PPDI. Tadi baru saja berangkat ke Surabaya, Jawa Timur, untuk menjadi juru kampanye PPDI di sana,” ujar Dedi Panigoro, Jumat (20/3).

Mengenai target kepemimpinannya sekarang, Dedi Panigoro menyampaikan, ada program untuk menarik sedikitnya 100 pemimpin keorganisasian mahasiswa untuk menjadi kader PPDI. Proses regenerasi seperti ini diharapkan menumbuhkan PPDI menjadi partai politik besar.

”Saat ini kondisi multipartai politik sampai 38 partai nasional dan enam partai lokal di Aceh sebagai proses yang natural. Namun, saya melihat pada perkembangan ke depan harus mulai menyusut paling tidak menjadi sembilan partai politik saja,” kata Dedi Panigoro.

Ketua Bidang Kader dan Pemuda PPDI Sutrisno Rachmadi mengatakan, target politik PPDI merupakan jangka panjang untuk menyukseskan Pemilu 2014 nanti. Namun, kampanye simpatik yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya saat ini ditempuh.

”Seperti di Jakarta Utara, PPDI menggelar kegiatan fogging untuk pencegahan penyakit demam berdarah,” katanya. (NAW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.