BCA: Ada Indikasi Pengintipan PIN

Kompas.com - 20/01/2010, 12:54 WIB
Editorwah

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Central Asia (BCA) mengeluarkan rilis resmi merespons laporan adanya sejumlah nasabahnya yang kebobolan melalui ATM di Kuta, Bali. Untuk sementara, pihak BCA menduga hal tersebut akibat tindak kejahatan.

"Diindikasikan bahwa telah terjadi pengintipan PIN oleh pihak yang tidak berhak saat nasabah bertransaksi di ATM BCA di Bali beberapa waktu yang lalu," demikian bunyi rilis pers yang dikirimkan Sub-Divisi Komunikasi Pemasaran Aspek Hubungan Masyarakat.

Dalam pernyataannya, BCA juga menyebutkan telah mengambil langkah-langkah agar nasabah tidak mengalami kerugian. Namun, tidak dijelaskan langkah dimaksud. Informasi lebih lanjut mengenai keamanan bertransaksi di ATM BCA bisa diperoleh dengan menghubunig Halo BCA di nomor 500 888 atau 500 69 serta nomor 888 melalui ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.