Didera Kerugian, Sony Jual Saham LCD

Kompas.com - 26/12/2011, 16:10 WIB
Penulis Orin Basuki
|
EditorAgus Mulyadi

TOKYO, KOMPAS.com - Setelah didera kerugian pada laporan keuangan triwulan IV, Oktober-Desember 2011, perusahaan elektronik terkemuka Jepang, Sony Corporation berniat menjual sahamnya pada joint venture (kerjas ama bisnis) dengan Samsung-Korea Selatan yang memproduksi televisi Liquid Crystal Display (LCD).

Penjualan itu diharapkan akan menciptakan aliran dana segar sekitar 845 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,6 triliun pada neraca Sony. Demikian dilaporkan kantor berita Reuters di Tokyo, Jepang, Senin (26/12/2011).

Transaksi jual beli saham itu diharapkan akan menghasilkan penghematan tahunan bagi Sony sekitar 50 milliar yen atau 650 juta dollar AS (sekitar Rp 5,85 triliun).

Penjualan saham itu dengan sendirinya akan mengubah laporan keuangan Sony yang akan dilaporkan pada Maret 2012.

Kabar terakhir yang juga dilaporkan Reuters, menyebutkan, Sony Corp telah setuju menjual 50 persen sahamnya pada kerja sama produksi Samsung Electronics to Samsung. Adapun harga penjualannya mencapai 940 juta dollar AS setara Rp 8,45 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.