DP Naik, Bisnis Multifinance Bisa Anjlok 50 Persen

Kompas.com - 18/03/2012, 18:27 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) khawatir aturan down payment (DP) yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan memukul industri multifinance. APPI bahkan memprediksi bisnis multifinance akan mengalami penurunan hingga 30 persen.

Wiwie Kurnia, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), khawatir penetapan DP, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dan rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL), membuat daya beli masyarakat akan kendaraan berkurang. "Daya beli masyarakat akan rendah dan membuat penjualan kendaraan motor dan mobil turun. Motor bisa turun 30 persen-50 persen dan mobil turun bisa 30 persen," kata Wiwie, Jumat (16/3/2012).

Wiwie mengaku terkejut dengan besar DP yang ditetapkan regulasi. Padahal sebelumnya, menurut Wiwie, industri telah meminta regulasi untuk mempertimbangkan besar DP. Meski besaran DP di multifinance lebih rendah 5 persen dibandingkan dengan aturan BI yang merilis aturan DP sebesar 25 persen untuk kendaraan roda dua. Lalu, kendaraan roda empat sebesar 30 persen. Sedangkan untuk kendaraan roda empat niaga sebesar 20 persen. Ia menilai itu tetap tidak membuat posisi multifinance menguntungkan.

"Padahal sebelumnya, kami mengusulkan untuk standar non performing loan (NPL) jika alasannya untuk mencegah terjadinya bubble," terang Wiwie. (Mona Tobing/Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.