Kompas.com - 29/11/2012, 14:00 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Tahun ini, Indonesia terus mencatat pertumbuhan kelas menengah yang signifikan. Hal itu berkontribusi terhadap peningkatan kekayaan beberapa konglomerat di negeri ini.

Akan tetapi, harga komoditas batubara yang tertekan sepanjang tahun turut menggerus aset para taipan yang memiliki eksposur atau bisnis di sektor tersebut.

Tahun ini, Forbes menaksir total kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia mencapai 88,6 miliar dollar AS. Angka tersebut 4 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Inilah daftar 10 konglomerat teratas di Indonesia versi Forbes yang dirilis Rabu (28/11/2012) waktu setempat:

1) R Budi dan Michael Hartono; 15 miliar dollar AS

2) Keluarga Eka Tjipta Widjaja; 7,7 miliar dollar AS

3) Keluarga Susilo Wonowidjojo; 7,4 miliar dollar AS

4) Keluarga Anthoni Salim; 5,2 miliar dollar AS

5) Chairul Tanjung; 3,4 miliar dollar AS

6) Sri Prakash Lohia; 3 miliar dollar AS

Halaman:
Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

    Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

    Spend Smart
    Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

    Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

    Whats New
    Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

    Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

    Whats New
    Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

    Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

    Rilis
    Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

    Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

    Whats New
    Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

    Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

    Whats New
    Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

    Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

    Whats New
    Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

    Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

    Whats New
    Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

    Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

    Whats New
    Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

    Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

    Whats New
    Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

    Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

    Whats New
    Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

    Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

    Whats New
    BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

    BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

    Whats New
    PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

    PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

    Whats New
    Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

    Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.