Kompas.com - 07/01/2013, 20:40 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar sudah mencabut izin usaha 12 agen penempatan tenaga kerja Indonesia sepanjang tahun 2012.

Izin agen penempatan atau pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) dicabut karena pelanggaran berat yang tidak bisa ditolerir lagi.

Muhaimin mengatakan hal ini di Jakarta, Senin (7/1/2013). Sampai 2012 tinggal 558 PPTKIS.

"Sanksi ini salah satu bentuk penegakan hukum pemerintah. Hal ini harus memberikan efek jera bagi perusahaan lain sehingga tidak mengulang kesalahan serupa," kata Muhaimin.

Pelanggaran antara lain mengirim TKI ke negara yang masih berstatus moratorium penempatan seperti Arab Saudi, Kuwait, Jordania, dan Suriah. Mereka juga terlibat sertifikat kompetensi kerja palsu, um ur, dokumen, dan uji kesehatan calon TKI.

Kasus terakhir adalah penggerebekan tempat penampungan pekerja rumah tangga asing tanpa dokumen milik Agensi Pekerjaan (AP) Sentosa di Klang, Selangor, Malaysia. Sebanyak 95 TKI yang 93 orang di antaranya berasal d ari Nusa Tenggara Timur dengan sedikitnya 26 orang berusia di bawah 17 tahun, dievakuasi dari AP Sentosa.

Sementara di Nusa Tenggara Barat, Abdul Wahid (18) TKI asal Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, yang tewas ditembak di Johor, Malaysia, dimakamkan di Dusun Dasan Lendang Selatan, Desa Jurit, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Lombok Timur, Sirman, di Selong, Lombok Timur, mengatakan, Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, sempat melayat ke rumah korban.

Sementara itu, Ketua U mum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub basalamah menemui Kepala Badan Nasional Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat.

Ayub mengatakan, Apjati mengundang sebagian besar dari 13 asosiasi agen pekerja asing di negara penempatan untuk dialog peningkatan perlindungan dan kesejahteraan TKI di Jakarta bulan depan. 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.