Kompas.com - 22/05/2013, 19:52 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Musibah runtuhnya area tambang bawah tanah di area Big Gossan di Kabupaten Timika, Papua, tidak serta-merta melunakkan sikap PT Freeport untuk melakukan renegosiasi kontrak karya hasil tambang.

"Sampai saat ini, renegosiasi kontrak karya hasil tambang dengan PT Freeport masih sulit dilakukan," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, dalam acara jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Kendatipun demikian, ungkap Jero, pihaknya akan terus berupaya melakukan renegosiasi kontrak karya hasil tambang. Selain dengan PT Freeport, upaya serupa juga akan dilakukan dengan perusahaan pertambangan lainnya, seperti PT Newmont Indonesia dan PT Vale Indonesia Tbk.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.