Kompas.com - 03/06/2013, 12:04 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Perbankan Amerika Serikat (AS) menunjukkan tanda-tanda pemulihan industri. Sepanjang kuartal pertama lalu, penyalur kredit ini mencatat rekor total laba sebesar 40,3 miliar dollar AS.

Federal Deposit Insurance Corp (FDIC) mengatakan, semakin banyak debitur perbankan yang lancar membayar utang. Penurunan kredit macet menyebabkan setengah dari 7.019 bank di AS melaporkan penurunan provisi dan didistribusikan sebagai untung.

Seperti ditulis Washington Post, provisi atau pencadangan kredit macet ini turun 23 persen year in year menjadi 11 miliar dollar AS. "Begitu era penurunan provisi selesai, masa depan industri keuangan akan bergantung pada pendapatan," kata Martin Gruenberg, Chairman FDIC. Pada periode kuartal I lalu, pendapatan bank tumbuh flat 1,6 persen menjadi 171 miliar dollar AS.

Wells Fargo, bank penyalur KPR terbesar di AS mengatakan, akan menggunakan 200 juta dollar AS dari cadangannya untuk meningkatkan kredit konsumer dan komersial. (Sanny Cicilia)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.