Kompas.com - 11/06/2013, 04:10 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

DETROIT, KOMPAS.com — Otoritas keselamatan Amerika Serikat menyatakan sekitar 320.000 unit mobil Honda Odyssey keluaran lama akan diperiksa berkaitan dengan masalah kantong udara. Selain Honda Odyssey, kasus serupa juga diduga terjadi pada mobil keluaran sekurangnya dua industri otomotif lain dan lebih dari 2 juta kendaraan.

Kantor berita AP, Senin (10/6/2013), melaporkan kantong udara depan Honda Odyssey keluaran Honda Motor Co pada 2003 dan 2004 diduga bermasalah. Kantong udara dilaporkan kadang berkembang sendiri tanpa terjadi kecelakaan. Alih-alih menjadi pengaman saat kecelakaan, kejadian ini justru bisa mencederai pengemudi dan penumpang di kursi depan.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS menegaskan, dokumen soal kasus ini dimuat di situs web mereka mulai Senin (10/6/2013). Mereka juga menyebutkan kasus yang sama diduga juga terjadi pada mobil keluaran Toyota Motor Corp dan Chrysler Group LLC.

Ketiga industri otomotif itu menggunakan kontrol komputer yang sama untuk kantong udara pada produk mereka. Diperkirakan pemeriksaan masalah mekanisme kantong udara ini akan melibatkan tak kurang dari 1,8 juta kendaraan di seluruh dunia.

Komputer pengatur kantong udara yang digunakan ketiga perusahaan tersebut dikeluarkan oleh TRW Automotive Inc. Sejauh ini badan pengawas AS menerima enam laporan berkaitan dengan kantong udara Odyssey yang mengembang tanpa terjadi kecelakaan.

Dalam tiga kasus itu, sejumlah pengemudi dan penumpang dilaporkan cedera. Juga diterima 41 laporan berkaitan lampu peringatan kantong udara.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.