Kompas.com - 12/06/2013, 11:13 WIB
|
EditorTri Wahono

PONTIANAK, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah sedang mematangkan rencana pemberian kuota tetap Solar yang berasal dari bahan nabati. Dari 25 kiloliter solar subsidi, 10 persen di antaranya atau 2,5 juta kl akan berasal dari bahan nabati.

"Itu adalah salah satu upaya mengurangi beban negara untuk mengimpor bahan mentah minyak fosil. Sekaligus kuota itu akan memberi tempat bagi hasil budidaya perkebunan nasional," kata Hatta, Selasa (11/6/2013), di Pontianak, Kalimantan Barat.

Selama ini, kata Hatta, kalangan pengusaha minyak kelapa sawit mentah (CPO) belum konsisten memasok CPO untuk bahan baku Solar nabati. Padahal, selama ini kuota yang sudah ditetapkan pemerintah hanya 5 persen dari Solar subsidi. CPO baru dipasok saat harga di pasar internasional turun.

Hatta belum memastikan kapan rencana itu bisa dituangkan dalam surat keputusan. "Angka 10 persen itu masih terus dibahas. Kalau angka itu disetujui, beban APBN bisa lebih ringan," kata Hatta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.