Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Paris, Airbus Ungguli Boeing

Kompas.com - 20/06/2013, 13:45 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Airbus mengungguli rival utamanya Boeing di hari pertama pameran dirgantara terbesar dunia di Paris, Prancis.

Produsen pesawat terbang tersebut dilaporkan berhasil menerima pemesanan pesawat senilai 18,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp180 triliun, jauh di atas Boeing yang hanya mendapatkan pesanan sebesar 6,1 miliar dollar AS atau Rp 60 triliun.

Transaksi terbesar Airbus datang dari kelompok keuangan Doric yang memesan 20 pesawat raksasa dua tingkat, yaitu A380.

Pameran dirgantara Paris berlangsung di Le Bourget, Paris, diikuti oleh 2.200 perusahaan dari 144 negara. Diperkirakan akan dihadiri 350.000 pengunjung.

Perang Boeing 787 VS Airbus A350

Airbus sendiri saat ini tengah mencari pasar untuk pesawat terbarunya A350, yang baru saja menjalani terbang perdana di Prancis, 14 Juni lalu.

Pesawat A350 ini bisa membawa 440 penumpang dan menjadi pesaing utama Boeing 787 Dreamliner karena dianggap sebagai pesawat hemat bahan bakar. Airbus mengatakan, penerbangan perdana A350 berjalan dengan sukses.

Airbus menjelaskan, dari sudut pandang seorang pilot, pengoperasian pesawat baru ini sama dengan pesawat Airbus lainnya. Yang menjadi nilai jual adalah, maskapai tidak perlu lagi melatih awak pesawat untuk menerbangkannya.

Sementara, Boeing saat ini telah beranjak dari masalah teknis yang sempat dialami Dreamliner akibat masalah baterai yang menyebabkan semua pesawatnya didaratkan. Perusahaan penyewaan pesawat GECAS disebut telah memesan sepuluh 787 Dreamliner dalam pameran di Paris tersebut.

Kepala eksekutif Boeing Ray Conner mengatakan: ''Saya rasa kami memiliki produk yang lebih baik, pada akhirnya semoga produk terbaik yang menang,'' klaim Conner. (Asnil Bambani Amri/Kontan)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

Spend Smart
Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Whats New
KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

Whats New
Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Whats New
Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Whats New
Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Whats New
Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Whats New
Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Whats New
CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

Whats New
BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

Whats New
Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Whats New
Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Whats New
TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

Whats New
Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Whats New
Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com